Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Target Investasi 2024 Capai Rp250 Triliun, Plh Sekda Jabar: Kita Upayakan Sekuat Tenaga

Plh Sekda Jabar Taufiq BS mengatakan pemerintah kembali meningkatkan target investasi di Jawa Barat yang mencapai rentang Rp247 triliun-Rp250 triliun.
Plh Sekda Jabar Taufiq BS
Plh Sekda Jabar Taufiq BS

Bisnis.com, BANDUNG--Pemerintah Pusat memberikan kenaikan target realisasi investasi ke Jawa Barat mencapai Rp250 triliun pada 2024 ini.

Plh Sekda Jabar Taufiq BS mengatakan pemerintah kembali meningkatkan target investasi di Jawa Barat yang mencapai rentang Rp247 triliun-Rp250 triliun.

"Jadi kalau kita lihat investasi menjadi penting untuk kita fasilitasi dan disiapkan iklim yang kondusif," katanya di acara BEJA di Gedung Sate, Bandung, Selasa (30/1/2024).

Menurutnya investasi menjadi salah satu penyumbang indikator ekonomi Jawa Barat, mengingat dari sisi pendapatan domestik regional bruto (PDRB) investasi berkedudukan sama pentingnya dengan sumbangan eksport, konsumsi rumah tangga dan pengeluaran pemerintah.

"Maka dari itu akan berupaya sekuat tenaga khususnya seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat memberikan pelayanan perizinan investasi ini," kata Taufiq.

Taufiq menuturkan ada empat hal pada 2024 ini yang bisa menjadi fokus peningkatan investasi ke Jawa Barat. Yakni infrastruktur, pariwisata, hilirasiasi dan teknologi. Investasi juga akan ditopang dengan masih masuknya investor padat modal ke wilayah ini.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jabar Nining Yuliastiani mengatakan pada 2024 ini target investasi secara nasional mencapai Rp1.650 triliun, dan Jabar akan mendapatkan sekitar 14-15%.

"Dan itu kalau dinominalkan sekitar Rp247 triliun sampai Rp250 triliun untuk target 2024, walau pun ini belum dirilis oleh BKPM," katanya.

Meski masuk tahun politik, pihaknya masih optimistis target jumbo ini bisa tercapai lewat kolaborasi dengan seluruh stakeholder dan kabupaten/kota.

"Kami tetap optimistis dengan upaya-upaya yang tadi bersinergi kemudian berkolaborasi," ujarnya.

Menurut Nining, target jumbo sulit dicapai jika kolaborasi dan komunikasi dengan berbagai pihak tidak dijalankan.

"Kami bisa meng-capture potensi investasi di Jabar ini karena kami tidak saja melakukan penggalian potensi maupun promosi tapi kami juga melakukan pengawasan terhadap realisasinya,"paparnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper