Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ada Tol Cisumdawu, Kios Oleh-oleh di Cadas Pangeran Sumedang Sepi Pembeli

Sejumlah penjual oleh-oleh di Kawasan Cadas Pangeran, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat mengeluhkan sepinya pembeli pada momen libur panjang Hari Raya Idulfitri 1443 H.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 03 Mei 2022  |  14:10 WIB
Suasana kios oleh-oleh di Kawasan Cadas Pangeran, Kabupaten Sumedang. - Bisnis/Hakim Baihaqi
Suasana kios oleh-oleh di Kawasan Cadas Pangeran, Kabupaten Sumedang. - Bisnis/Hakim Baihaqi

Bisnis.com, CIREBON - Sejumlah penjual oleh-oleh di Kawasan Cadas Pangeran, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat mengeluhkan sepinya pembeli pada momen libur panjang Hari Raya Idulfitri 1443 H.

Sejumlah pemilik kios tersebut mengaku mengalami penurunan omzet sejak dioperasikannya sebagian Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) dan pandemi Covid-19 dua tahun terakhir ini.

Adanya pengaktifan jalur bebas hambatan tersebut, para pedagang pun mengaku mengalami penurunan jumlah pendapatan lebih dari 50 persen, dibandingkan sebelum adanya Tol Cisumdawu.

Pedagang oleh-oleh, Saripin, 53, menyebutkan sebelum adanya akses tol, penjualan dalam kondisi sepi, ia mampu meraup omzet hingga Rp500.000 setiap harinya.

"Dahulu, sepi itu punya pendapatan. Sekarang kadang satu hari tidak ada yang membeli atau tidak ada penglaris," kata Saripin kepada Bisnis.com di Cadas Pangeran Sumedang, Selasa (3/5/2022).

Saripin mengatakan, pintu masuk menuju jalan tol tersebut, berjarak dua kilometer sebelum lokasi kios miliknua, sehingga dianggap oleh para pedagang, pengendara hanya akan melintasi jalur tol dibandingkan Jalan Raya Bandung - Cirebon.

"Sasaran utama penjualan kami pengendara dari arah Jakarta ke Sumedang atau sebaliknya, kalau lewat tol berarti tidak jalan ini akan semakin sepi," katanya.

Pemilik kios lainnya, Jajang Mulyana, 34, mengatakan, salah satu produk andalan oleh-leh tersebut adalah ubi Cilembu dan peyeum Bandung, namun saat ini hanya sering terpajang di etalase penjualan.

"10 tahun lalu, setiap harinya 50 kilogram bisa kejual, tapi sekarang, paling banyak dua sampai tiga kilo saja," kata Jajang.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengataka, Jalan Tol Cisumdawu sudah bisa dilalui pemudik tahun ini. Tol Cisumdawu bisa dioperasionalkan hingga Exit Tol Cimalaka (Seksi III Jalan Tol Cisumdawu).

"Tol Cisumdawu ini yang sudah normal sampai Pamulihan. Tapi, ada tambahan yang bisa dibuka langsung sampai ke Cimalaka. Tentunya, melewati Sumedang Kota," kata Kang Emil.

"Jadi, Karapyak-Sumedang Kota-Cimalaka. Itu situasional hanya dibuka sampai jam lima sore kalau tidak hujan," imbuhnya.

Selain untuk mudik, gubernur yang akrab disapa Kang Emil ini berharap Tol Cisumdawu bisa menggeliatkan sektor pariwisata di Sumedang, sehingga perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Sumedang dapat meningkat.

"Potensi pariwisata akan makin bermunculan sebagai masa depan ekonomi Sumedang. Yang dulu lokal karena aksesnya terbatas, sekarang insyaallah potensi wisata akan menasional," ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumedang Mudik Lebaran idulfitri
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top