Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pulang ke Daerah Kelahiran, Ceu Popong Apresiasi Kemajuan Sumedang Dipimpin Dony-Erwan

Politisi senior Popong Otje Djundjunan mengapresiasi kemajuan yang diraih Kabupaten Sumedang di bawah kepemimpinan Bupati Dony Ahmad Munir.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 31 Juli 2022  |  18:10 WIB
Pulang ke Daerah Kelahiran, Ceu Popong Apresiasi Kemajuan Sumedang Dipimpin Dony-Erwan
Politisi senior Popong Otje Djundjunan (kedua kanan) mengapresiasi kemajuan yang diraih Kabupaten Sumedang di bawah kepemimpinan Bupati Dony Ahmad Munir dan Wakil Bupati Erwan Setiawan.

Bisnis.com, SUMEDANG - Politisi senior Popong Otje Djundjunan mengapresiasi kemajuan yang diraih Kabupaten Sumedang di bawah kepemimpinan Bupati Dony Ahmad Munir dan Wakil Bupati Erwan Setiawan.

"Menurut saya, jika Bupati se-Indonesia seperti Bupati Sumedang saat ini, pasti Indonesia akan maju. Apalagi sesuai dengan slogan Presiden Jokowi yang selalu menggelorakan Indonesia Maju," ungkapnya.

Dikatakan Ceu Popong, begitu sapaan akrabnya, hal itu merupakan contoh konkret sebagai kepala daerah.

"Ini merupakan contoh konkret. Bupati itu ya seperti begini. Jadi menurut saya, siapapun orangnya pada saat sedang in function harus to do the best," ucapnya.

Karena menurutnya, jabatan kepala daerah tidak akan seumur hidup. Oleh karena itu, jika selama menjabat, memberikan image yang baik dan kerja yang baik, sudah pasti akan dikenang.

"Menjadi gegeden tidak akan seumur hidup, paling lama sepuluh tahun. Jika dalam sepuluh tahun memberikan image dan kerja yang baik, sudah pasti akan dikenang. Jadi ini contoh konkret Bupati Sumedang sebagai Kepala Daerah harus dijadikan contoh. Apalagi berdampingan dengan Wakil Bupati Erwan Setiawan yang sangat kompak," tuturnya.

Ceu Popong menjelaskan yang disebut to do the best adalah tiga yakni Olah otak, Olah rasa, dan Olahraga.

"Karena otak sama dengan pisau. Jika pisau tidak dipakai, akan berkarat," ucapnya.

Ditambahkan Ceu Popong yang merupakan asli kelahiran Sumedang, Indonesia memiliki 400 suku bangsa termasuk di dalamnya suku Sunda sehingga suku Sunda harus terlihat eksistensinya.

"Jadi itu perlu diperlihatkan bahwa Sunda itu ada dan bagus. Maksudnya Sunda dalam arti makro karena Sunda memiliki arti luhung, suci dan bersih," ujarnya.

Bupati pun merasa bersyukur atas kehadiran Ceu Popong di Kabupaten Sumedang yang menurutnya merupakan sumber inspirasi, contoh dan teladan baginya.

"Saya merasa diayomi ketika saya masih menjadi anggota DPR RI di Jakarta, diberikan contoh teladan untuk menjadi seorang yang bermanfaat dan berguna, terutama selalu menjadi pionir untuk kebaikan," ucap Bupati.

Bupati mengatakan, apa yang telah disampaikan Ceu Popong tentunya menyadi motivasi baginya untuk bekerja lebih baik lagi.

"Selain itu, menjadi self control, untuk lebih meningkat dan menjaga integritas dari hal-hal yang bertentangan dengan nilai-nilai agama dan nilai-nilai negara," tuturnya.

Karena menurut Bupati, jejak digital itu kejam, artinya akan terus ada sepanjang dunia itu ada.

"Tentunya saja juga ingin membuat perubahan dan membuat sejarah bagi masa depan Sumedang untuk lebih baik lagi. Nasihat dan motivasi dari Ceu Popong tentunya mejadi energi bagi saya untuk bersama-sama membangun Kabupaten Sumedang," pungkasnya. (K34)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumedang
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
back to top To top