Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Sebanyak 750 Rutilahu di Kabupaten Cirebon Siap Diperbaiki

Sebanyak 750 unit rumah tidak layak huni (rutilahu) di Kabupaten Cirebon bakal diperbaiki pada 2022 ini dengan anggaran mencapai Rp13,1 miliar.
Ilustrasi/Bisnis
Ilustrasi/Bisnis

Bisnis.com, CIREBON - Sebanyak 750 unit rumah tidak layak huni (rutilahu) di Kabupaten Cirebon bakal diperbaiki pada 2022 ini dengan anggaran mencapai Rp13,1 miliar.

Bupati Cirebon Imron Rosyadi mengatakan ratusan rutilahu di Kabupaten Cirebon itu berada di 77 desa. Pelaksanaan pembangunan akan dimulai pada Agustus 2022.

"Kami harap bantuan ini bisa bermanfaat, meskipun belum bisa dirasakan semua warga yang rumahnya masuk kategori BBRS," kata Imron di Kabupaten Cirebon, Rabu (23/3/2022).

Nantinya, masing-masing pemilik rutilahu bakal mendapatkan Rp17,5 juta. Angka tersebut, menurut Imron, sangat kecil untuk membangun keseluruhan rumah tidak layak tersebut.

"Yang penting, masyarakat rumahnya layak huni dan bukan tinggal digubuk. Ini kan bantuan stimulan. Sisanya ya silahkan diperbaiki sendiri. Yang penting kan rumah bisa ditembok, lantainya juga bukan lantai tanah," kata Imron.

Pada 2022 ini jumlah yang belum tertangani sebanyak 12.769 unit.

Imron mengatakan, pemerintah daerah mengalami hambatan untuk memperbaiki seluruh rutilahu di Kabupaten Cirebon. Hal tersebut karena terbatasnya jumlah anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) setiap tahunnya.

Menurut Imron, perbaikan rutilahu di Kabupaten Cirebon bisa dibantu oleh bantuan dari perusahaan melalui program corporate social responbility (CSR).

"CSR adalah hak masyarakat dari perusahaan. Program tersebut bisa digulirkan untuk perbaikan rutilahu atau program sosial lainnya," kata Imron.

Selain dari program CSR, perbaikan rutilahu di Kabupaten Cirebon pun bisa mengandalkan dana zakat yang dihimpun oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Setiap bulannya, kata Imron, perbaikan rutilahu dari dana tersebut sering dilakukan. Mekanisme penggunaan dana zakat sebagai upaya perbaikan tidak serumit menggunakan anggaran daerah.

"Kalau pakai anggaran daerah itu sulit, mekanismenya panjang. Sementara kalau pakai dari Baznas itu bisa segera," kata Imron.

"Selain itu, saya juga meminta kepada masyarakat di Kabupaten Cirebon yang memiliki harta berlebih, tolong juga bisa membantu perbaikan rutilahu. Semangat gotong royong bisa dilakukan untuk kemaslahatan umat," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Hakim Baihaqi
Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper