Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jabar Siap Pertahankan Status UNESCO Global Geopark Ciletuh-Palabuhanratu

Status Geopark Ciletuh-Palabuhanratu di Sukabumi sebagai Unesco Global Geopark (UGGp) akan divalidasi kembali.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 22 November 2020  |  13:39 WIB
Geopark Ciletuh-Palabuhanratu - Istimewa
Geopark Ciletuh-Palabuhanratu - Istimewa

Bisnis.com,BANDUNG—Status Geopark Ciletuh-Palabuhanratu di Sukabumi sebagai Unesco Global Geopark (UGGp) akan divalidasi kembali.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat, Dedi Taufik mengatakan ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi oleh pihak pengelola untuk mempertahankan status tersebut.

Menurutnya Geopark Ciletuh-Palabuhanratu sudah menyandang (UGGp) hampir lima tahun. Berdasarkan aturan, status itu pada tahun 2021 UNESCO akan melakukan assesment revalidasi.

“(Revalidasi) ini memang rutin. Tujuannya untuk menilai kelayakan Ciletuh-Palabuhanratu tetap menyandang status sebagai UGGp,” katanya di Bandung, Minggu (21/11/2020).

Menurutnya ada 13 rekomendasi yang harus dikerjakan oleh pengelola Geopark Ciletuh-Palabuhanratu sebagai penambah nilai agar status UGGp tersebut tetap bisa dipertahankan (green card).

“Salah satunya adalah penyelenggaraan berbagai event untuk meningkatkan kunjungan di Geopark Ciletuh-Palabuhanratu,” terang dia.

Ini pula yang menjadi alasan pada Sabtu, 21 November 2020 dilaksanakan Exhibition Ciletuh Geopark Run yang terselenggara atas kerjasama Kemenparekraf, Disparbud Jabar, Dispar Sukabumi, dan Badan Pengelola CPUGGp.

Kegiatan tersebut merupakan pre-event Geopark Run Series yang rencana akan dilaksanakan Juli tahun depan. Agenda exhibition kali ini diikuti 9 pelari ultra (ultra runner) dan komunitas pelari Sukabumi yang bergabung berlari sepanjang 50 kilometer. Rute yang akan mereka lalui antara lain Simpang Loji-Puncak Dini-Puncak Darma-dan Curug Cimarinjung..

Selain itu, pihaknya pun berencana menggelar kompetisi surfing bertajuk Surf Fest Pro yang berlokasi di Pantai Cimaja Palabuhanratu. Ada 64 peselancar dari dalam dan luar negeri.

“Acara ini digelar untuk mempromosikan Cimaja sebagai destinasi wisata selancar pilihan untuk surfer pemula hingga profesional, sekaligus destinasi yang cocok untuk penyelenggaraan lomba selancar tingkat nasional maupun internasional,” terang dia.

Kegiatan diharapkan bisa menciptakan berefek domino dalam perkembangan desitanasi wisata dan ekonomi masyarakat sekitar, termasuk mengenalkan olahraga selancar secara profesional.

“Tentu dalam acara kami menyesuaikan dengen kondisi pandemi. Semua protokol kesehatan akan menjadi fokus dan akan dijalankan dengan maksimal,” pungkas Dedi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemprov jabar
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top