Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemprov Jabar Resmi Gunakan Mobil Listrik Hyundai Sebagai Kendaraan Dinas

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan bahwa Pemprov Jabar akan mulai bertransformasi ke era listrik pada 2021. Untuk itu, pihaknya sangat mendukung inovasi berbasis teknologi khususnya mobil listrik dari Hyundai.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 29 Desember 2020  |  18:39 WIB
Hyundai Kona EV dan Hyundai Ioniq EV di Pabrik Mobil Listrik Hyundai di Sukamukti Bekasi, Jumat (6/11/2020).  - KeMenko Marves
Hyundai Kona EV dan Hyundai Ioniq EV di Pabrik Mobil Listrik Hyundai di Sukamukti Bekasi, Jumat (6/11/2020). - KeMenko Marves

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi membeli dua unit Hyundai Ioniq electric dan satu unit Hyundai Kona elektrik sebagai mobil dinas operasional.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan bahwa Pemprov Jabar akan mulai bertransformasi ke era listrik pada 2021. Untuk itu, pihaknya sangat mendukung inovasi berbasis teknologi khususnya mobil listrik dari Hyundai.

“Oleh karenanya, menjadi suatu kehormatan bagi saya untuk dapat mengajak dan menjadi contoh bagi warga kami di Jawa Barat untuk mulai beralih dari kendaraan berbahan bakar minyak menjadi kendaraan listrik,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (29/12/2020).

RK menambahkan bahwa melalui penggunaan mobil listrik ini, Pemprov Jabar ikut mendukung Perpres Nomor 55/2019 tentang Program Percepatan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Darat.

Presiden Direktur Hyundai Motors Indonesia SungJong Ha mengatakan bahwa penyerahan tiga unit mobil listrik Hyundai ke Pemprov Jabar merupakan pencapaian luar biasa bagi Ioniq dan Kona elektrik yang diluncurkan pada November 2020.

“Hal ini juga merupakan bagian dari komitmen kami untuk berkolaborasi dengan inisiatif Pemerintah Indonesia dalam mempercepat ekosistem mobil listrik di Indonesia,” tuturnya.

Selain Pemprov Jabar, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi juga telah menjadikan Hyundai Ioniq sebagai salah satu kendaraan dinasnya. Hal ini ditandai dengan uji kendara motor dan mobil listrik di Stasiun Gambir, Jakarta, pada 17 Desember 2020.

“Kami berharap kedepannya akan semakin banyak lagi pemangku kepentingan yang akan mendukung ekosistem mobil listrik murni dalam mewujudkan mobilitas masa depan dan teknologi ramah lingkungan,” tambah SungJong Ha.

Ioniq electric dan Kona electric merupakan kendaraan pertama di segmennya yang beroperasi penuh menggunakan baterai. Inovasi pada kedua model EV ini telah dibuktikan dengan apresiasi dan penghargaan dari global.

Ioniq electric dirancang dengan pendekatan futuristik dan ergonomis, dilengkapi dengan tren terkini dan teknologi mutakhir, Jarak tempuh mobil ini mencapai 373 km (berdasarkan NEDC) dan 311 km (berdasarkan WLTP) dalam sekali pengisian daya.

Pengisian daya penuh dapat dicapai dalam 54 menit untuk pengisian nol hingga 80 persen dengan menggunakan stasiun pengisian kendaraan listrik berkapasitas 100 kW.

Sementara Kona Electric cenderung memiliki bentuk dan kontur sportif. Lengkungan roda aero-tuned dan penutup fasia belakang berpadu dengan LED futuristik, menciptakan tampilan ramah lingkungan berteknologi tinggi.

Jarak tempuh Kona Electric mencapai 345 km (berdasarkan NEDC) dan 289 km (berdasarkan WLTP) dalam sekali pengisian daya. Pengisian daya penuh dapat dicapai dalam 54 menit dengan pengisian cepat, mulai dari nol hingga 80 persen pada 100 kW.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Listrik hyundai ridwan kamil Hyundai Ioniq
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top