Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dibuka Kembali, dOkupansi Tempat Wisata di Sumedang Capai 40 Persen

Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumedang menyatakan terjadi peningkatan jumlah pengunjung ditempat wisata seiring dengan dibukanya kembali selama fase Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 15 Juni 2020  |  13:34 WIB
Foto udara proyek simpang susun Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) di Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (17/3/2020). Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan jalan tol Cisumdawu bisa rampung pada akhir 2020. Jalan tol sepanjang 61,5 kilometer ini merupakan akses baru dari Bandung menuju Bandara Internasional Jawa Barat, Majalengka. Bisnis - Rachman
Foto udara proyek simpang susun Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) di Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (17/3/2020). Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan jalan tol Cisumdawu bisa rampung pada akhir 2020. Jalan tol sepanjang 61,5 kilometer ini merupakan akses baru dari Bandung menuju Bandara Internasional Jawa Barat, Majalengka. Bisnis - Rachman

Bisnis.com, BANDUNG – Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumedang menyatakan terjadi peningkatan jumlah pengunjung ditempat wisata seiring dengan dibukanya kembali selama fase Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Masyarakat nampak antusias untuk mengunjungi tempat wisata setelah beberapa bulan terakhir dibatasi kegiatan di luar akibat pandemi Covid-19.

Kepala Disparbudpora Kabupaten Sumedang, Hari Trisantosa mengatakan bahwa sebagai bagian dari AKB sejumlah obyek wisata di Sumedang telah dibuka sejak 9 Juni lalu.

Pihaknya bersama Satgas Covid-19 terus melakukan pemantauan penerapan protokol kesehatan di tempat objek wisata tersebut, agar pembukaan objek tidak berdampak pada meningkatnya pertumbuhan kasus baru Covid-19 di Sumedang.

"Terutama pada akhir pekan atau pada hari Sabtu dan Minggu, jumlah pengunjung obyek wisata di Sumedang mulai bergerak naik," kata Hari dilansir dari situs resmi Pemkab Sumedang, Senin (15/6).

Dalam pembukaan sejumlah obyek wisata, Pemkab Sumedang mewajibkan kepada pengelola obyek wisata untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat, pembatasan jumlah pengunjung dan pembatasan jam operasional.

Jumlah pengunjung ke setiap obyek wisata di Kabupaten Sumedang saat ini rata-rata sudah mencapai 30 hingga 40 persen per hari. Menurut Hari, jumlah tersebut tergolong tinggi karena jumlah pengunjung obyek wisata dibatasi maksimal hanya mencapai 50 persen.

Pengelola obyek wisata dilarang menerima pengunjung hingga kapasitasnya penuh atau mencapai 100 persen.

“Memang pengunjung belum ramai seperti dulu, tapi (jumlahnya) sudah mulai ada pergerakan. Kami terus pantau, terutama terkait penerapan protokol kesehatan yang wajib dilakukan," ucap Hari.

Menurutnya, peningkatan jumlah pengunjung tersebut disebabkan masyarakat banyak yang rindu menghabiskan waktu di luar rumah. Pasalnya. selama pandemi Covid-19, masyarakat hanya berdiam diri di rumah.

"Obyek wisata dibuka sejak 9 Juni, pengunjung setiap harinya sedikit demi sedikit bertambah," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jawa barat sumedang covid-19
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top