Ketua Persepi Tantang Kubu Prabowo Buka Data Quick Count

Newswire
Newswire - Bisnis.com 20 April 2019  |  18:02 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Ketua umum Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi) Philips Vermonte meminta kubu Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi untuk membuka data internalnya terkait quick count dan exit poll Pilpres 2019.

Hal tersebut diungkapkan Philips dalam sambutannya pada acara Expose Data Quick Count Pemilu 2019. Acara yang bertujuan membuka data Pemilu 2019 ini dihadiri anggota Persepi penyelenggara quick qount.

“Yang menyuruh buka data kemarin, ini sudah kami buka. Sekarang, yang menyuruh mau buka apa tidak?,” tantang Philips, Sabtu (20/4/2019).

Acara ekspos data tersebut dilakukan oleh Persepi sebagai tanggapan atas banyaknya tuduhan dan aktivitas di dunia maya yang menjurus ke arah delegitimasi quick count dan lembaga penyelenggaranya.

Bahkan, ada upaya dari beberapa pihak yang melaporkan lembaga penyelenggara quick count ke Bareskrim Polri atas pengumuman hasil hitung cepat yang dianggap keliru dan menyesatkan publik.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Bidang Hukum dan Etik Persepi Andi Syafrani menegaskan bahwa pihaknya siap mempertanggungjawabkan terhadap seluruh konten yang disebarkan ke publik.

Pasalnya, quick count merupakan kegiatan yang diperbolehkan oleh hukum sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam kehidupan berdemokrasi. “Silahkan saja [dilaporkan], kami siap mengikuti hukum,” tegasnya.

Selain itu, Andi juga menegaskan bahwa pihaknya juga memiliki hak hukum yang sama. Dia mengingatkan tuduhan-tuduhan yang dilontarkan kepada Persepi dan anggotanya juga bisa dipidanakan melalui jalur hukum. “Saat ini sedang kami pertimbangkan langkah hukum juga."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kabar nasional

Editor : Tegar Arief

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top