Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Dampak Polusi Bendungan Kuningan, Warga Alami Mual hingga Sesak Napas

Warga Dusun Wanaasih Kabupaten Kuningan terus mengeluhkan kondisi polusi udara akibat akitivitas Bendungan Kuningan yang tidak jauh dari desa tersebut.
Ilustrasi/Bisnis
Ilustrasi/Bisnis

Bisnis.com, KUNINGAN - Sejumlah warga Dusun Wanaasih, Desa Randusari, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan terus mengeluhkan kondisi polusi udara akibat akitivitas Bendungan Kuningan yang tidak jauh dari desa tersebut.

Warga Wanaasih, Adi mengatakan polusi tersebut mengeluarkan bau menyengat dan menganggu aktivitas masyarakat. Beberapa keluhan kesehatan yang dialami di antaranya, sesak napas, mual, dan pusing.

"Saya memiliki domba yang berada di sekitar bendungan, itu juga kena dampak," kata Adi di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Kamis (1/2/2024).

Warga lainnya, Mardiyah menyebutkan selain mengganggu kesehatan, kejadian tersebut pun berpengaruh terhadap kualitas air sumur. Kini, air yang berada di sumber air miliknya terus mengeluarkan bau tidak sedap.

"Polusi yang dirasakan semakin membuat tidak nyaman. Mohon diberikan solusi terbaik dari pemerintah daerah," kata Mardiyah.

Pemerintah Kabupaten Kuningan meminta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung menyelesaikan permasalahan polusi udara dan suara dampak dari air Bendungan Kuningan, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan Dian Rachmat Yanuar menyebutkan permasalahan tersebut berdampak kepada warga di Dusun Wanaasih, Desa Randusari, Kecamatan Cibeureum.

Jumlah warga yang terkena dampak tersebut sebanyak 160 warga dari 150 kepala keluarga (KK). Ratusan orang tersebut menempati 53 unit rumah.

Permintaan dari warga, kata Dian, menginginkan adanya relokasi ke tempat yang lebih aman. Dikhawatirkan, kejadian tersebut memberikan dampak lebih parah.

“Menurut kepala desa setempat atas permohonan warga untuk dilakukan relokasi sesuai permintaan warga setempat. Pemerintah Daerah akan terus mendorongnya, sehingga kenyamanan dan kesehatan warga dapat dirasakan,” kata Dian.

Sementara, Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung, Dwi Agus Kuncoro menyebutkan, usulan tersebut sudah diterima oleh pihaknya dan akan segera langsung diusulkan langsung kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Namun, dalam waktu dekat ini BBWS Cimanuk Cisanggarung akan melakukan penanggulangan untuk mengurangi polusi udara dan perbaikan saluran air pembuangan di pintu air.

“Terima kasih kepada pemerintah daerah yang sudah fasilitasi untuk duduk bersama. Diharapkan, keluhan warga bisa dicarikan solusi bersama,” kata Agus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Hakim Baihaqi
Editor : Ajijah

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper