Bisnis.com, CIREBON - Sejumlah siswa jurusan teknik sepeda motor Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah Lemahabang di Kabupaten Cirebon mampu merakit sepeda motor listrik custom.
Tanpa penutup bodi, sepeda motor tersebut memiliki rangka besar berwarna hijau torquise. Performa kuda besi juga ditingkatkan dengan suspensi depan USD.
Kepala Konsentrasi Keahlian Teknik Sepeda Motor SMK Muhammadiyah Lemahabang Iyus Rusmana mengatakan, sepeda motor listrik custom ala Jepang ini diresmikan ke publik dalam Musyawarah Daerah Muhammadiyah Kabupaten Cirebon di Aula UMC, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Sabtu (22/7/2023).
Kendaraan tersebut merupakan inovasi siswa di SMK yang staf pengajarnya mengkhususkan diri pada teknologi sepeda motor. Inovasi ini sengaja dikembangkan untuk mendukung upaya pengurangan emisi karbon dan menciptakan keramahan lingkungan. Keuntungan menggunakan sepeda motor adalah untuk mengisi daya, yaitu mengisi daya.
“Sepeda ini masih prototipe karena semuanya kami rakit sendiri. Dulu banyak SMK yang mengembangkan sepeda motor listrik, tapi hanya diterapkan pada sepeda motor yang sudah ada,” kata Iyus di Kabupaten Cirebon, Senin (24/7/2023).
Spesifikasi motor listrik yang belum disebutkan namanya ini antara lain brushless direct current (BLDC), tenaga 3 kilowatt, dan baterai lithium 75 volt.Hasil tangan terampil siswa SMK bisa mencapai kecepatan hingga 60 kilometer per jam.
Sementara itu, hanya membutuhkan waktu 4 jam untuk mengisi baterai dari nol hingga 100 persen.
“Motor yang diproduksi sejak Maret 2023 ini memiliki beberapa bagian lain yang masih membutuhkan pengerjaan untuk mencapai kesempurnaan,” kata Iyus.
SMK Muhammadiyah Lemahabang berharap inovasi ini dapat dikomersialkan sekaligus meningkatkan penjualan sepeda motor listrik di tanah air.
“Mudah-mudahan bisa dikomersialkan agar masyarakat bisa menikmati hasil tangan para siswa dan guru di SMK Muhammadiyah Lemahabang,” kata Iyus.