Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Tertibkan Perilaku Buang Sampah di Masjid Al Jabbar, MUJ Sebar Ratusan Tong Sampah

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Barat mendata produksi sampah yang dihasilkan oleh ribuan pengunjung Al Jabbar mencapai 1,9 ton di awal peresmian.
MUJ memberikan 150 unit tempat sampah berukurang 120 liter, 2 unit megaphone untuk mengedukasi pengunjung Masjid Raya Al Jabbar agar tidak membuang sampah sembarangan dan 1 unit timbangan untuk memilah sampah.
MUJ memberikan 150 unit tempat sampah berukurang 120 liter, 2 unit megaphone untuk mengedukasi pengunjung Masjid Raya Al Jabbar agar tidak membuang sampah sembarangan dan 1 unit timbangan untuk memilah sampah.

Bisnis.com, BANDUNG — Sampah pernah menjadi masalah pelik yang ditimbulkan oleh tingginya animo pengunjung Masjid Raya Al Jabbar, Gedebage, Kota Bandung.

Tercatat, usai peresmian masjid yang berkapasitas 33.000 pengunjung tersebut mengalami ledakan sampah saat pertama kali diresmikan dan dibuka untuk umum akhir 2022 lalu.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Barat mendata produksi sampah yang dihasilkan oleh ribuan pengunjung mencapai 1,9 ton di awal peresmian. Angka ini diperparah perilaku pengunjung yang membuang sampah sembarangan.

“Sampai akhir Januari 2023 lalu dari catatan Dinas Lingkungan Hidup Jawa Barat sampah yang dihasilkan mencapai kurang lebih 96 ton, dengan komposisi sampah terpilah 6,2 ton serta sampah residu kurang lebih 89 ton, timbulan rata-rata per harinya mencapai 2-4 ton,” kata Direktur Utama PT Migas Utama Jabar (MUJ) lepada Bisnis, Rabu (5/3/2023).

Berlatar belakang hal tersebut, Begin mengaku MUJ tergerak untuk melakukan intervensi perilaku buang sampah di Masjid Raya Al Jabbar. Lewat mekanisme Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJLS) pihaknya memberikan bantuan sarana edukasi dan kebersihan.

Tercatat MUJ memberikan 150 unit tempat sampah berukurang 120 liter, 2 unit megaphone untuk mengedukasi pengunjung agar tidak membuang sampah sembarangan dan 1 unit timbangan untuk memilah sampah.

Begin berharap upaya ini bisa membantu mengurangi timbulan sampah yang dihasilkan dari pengunjung masjid, sekaligus menjadi sarana edukasi perilaku tertib membuang sampah.

Di sisi lain menurutnya produksi sampah Kota Bandung sudah mencapai 1.500 ton per hari. Mirisnya daya tampung TPA Sarimukti yang menjadi tempat pembuangan sampah semakin hari semakin tidak memadai daya tampungnya.

“Ini yang mendasari MUJ dan MUJ ONWJ melakukan intervensi perilaku buang sampah di kawasan Masjid Raya Al Jabbar,” pungkasnya.

Konten ini merupakan bagian dari Safari Ramadan yang diselenggarakan oleh Bisnis Indonesia, dan didukung oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Barat, Bank BJB, BUMD PT Migas Utama Jabar (MUJ), dan JNE.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper