Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Libur Panjang: Cegah Covid, Kawasan Puncak Bisa Saja Ditutup

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku kawasan Puncak, Bogor bisa saja ditutup jika saat libur panjang pekan depan jumlah wisatawan dari Jakarta membeludak.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 22 Oktober 2020  |  18:18 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil
Gubernur Jabar Ridwan Kamil

Bisnis.com, BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku kawasan Puncak, Bogor bisa saja ditutup jika saat libur panjang pekan depan jumlah wisatawan dari Jakarta membeludak.

Ridwan Kamil mengatakan setiap akhir pekan kawasan Puncak dan Cianjur selalu menjadi destinasi utama para pelancong khususnya dari Jakarta. Namun dalam situasi pandemi hal ini menurutnya harus diantisipasi.

“Saya baru dapat arahan dari pemerintah pusat, untuk memotivasi orang mengendalikan pergerakan. Pengalaman sebelumnya, ada penutupan tapi tidak 100 persen. Hanya di jam tertentu. Kita akan ulangi apakah ada potensi (penyebaran) yang besar,” katanya dalam keterangan yang dikutip, Kamis (22/10/2020).

Karena itu pihaknya mengimbau warga Jakarta yang akan melancong ke Puncak untuk menahan diri dan mengikuti imbauan pemerintah agar Covid-19 bisa dikendalikan.

"Saya mengimbau (pengunjung) Puncak kan dari Jakarta, ikuti imbauan dari pemerintah kalau bisa tidak memaksakan diri. Maksimalkan rekreasi di dekat rumahnya masing masing,” katanya.

Menurutnya jika himbauan tidak dipatuhi, maka di lapangan penutupan Puncak akan dilakukan. Terlebih jika arus orang yang menuju ke sana sudah melampaui atau tinggi. “ Kami akan melakukan penyekatan kalau volumenya berlebihan. Dalam hitungan trafiknya penuh, kami akan tutup,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemprov jabar
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top