Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Waspadai Kekeringan, BPBD Jabar Sigap Siapkan Bantuan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat mulai mengantisipasi ancaman kekeringan dirnsejumlah daerah.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 31 Agustus 2020  |  20:26 WIB
Kepala Harian BPBD Jabar Dani Ramdan (kiri) - Bisnis/Wisnu Wage
Kepala Harian BPBD Jabar Dani Ramdan (kiri) - Bisnis/Wisnu Wage

Bisnis.com,BANDUNG—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat mulai mengantisipasi ancaman kekeringan di
sejumlah daerah.

Kepala Harian BPBD Jabar Dani Ramdan mengatakan dari surat peringatan yang disampaikan oleh BMKG Agustus hingga Oktober 2020 mulai memasuki musim kering atau kemarau.

“Tapi kemaraunya memang kemarau basah tahun ini, sehingga masih ada hujan meskipun sporadis,” katanya di Bandung, Senin (31/8/2020).

Menurutnya sejauh ini pihaknya sudah mulai menerima sejumlah laporan dari daerah seperti di Bogor Barat. Di wilayah tersebut BPBD Jabar mulai menurunkan bantuan penyediaan air bersih meski hujan rupanya kerap datang. “Itu yang paling banyak menerima laporan dari Bogor sebelah barat, kalau Bogor timur itu hujannya masih tinggi,” ujarnya.

Meski sudah ada laporan dari beberapa daerah Dani mengaku angka sebaran kekeringan belum tinggi. Hanya beberapa rukun warga di perkampungan, belum meluas satu desa atau kecamatan. “Belum ada yang sampai satu kecamatan,” katanya.

Mitigasi yang dilakukan BPBD Jabar sendiri antara lain mengirimkan tangki air bersih ke wilayah terdampak. BPBD Jabar memang sudah rutin menyiagakan keberadaan tangki air ini untuk memenuhi kebutuhan air bersih. “Tangki-tangki kita sudah tersebar di kabupaten/kota,” paparnya.

Untuk daerah yang mengalami kesulitan air bersih dengan durasi panjang, pihaknya juga menyiapkan upaya pipanisasi. Mitigasi ini diberikan pada desa yang betul-betul tidak memiliki sumber air terdekat.

“Mereka yang sumber airnya kurang dari lima kilo kita bisa pakai proyek pipanisasi,” tuturnya.

Data BPBD Jabar mencatat saat ini ada 3612 kepala keluarga di lima kecamatan di Kabupaten Bogor yang mengalami kekurangan air bersih. BPBD Jabar sudah mengirimkan bantuan sebanyak 106.000 liter air bersih. Kemudian 360 kepala keluarga di Cileunyi, Kabupaten Bandung. “Sudah terkirim 6000 liter air bersih,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bpbd pemprov jabar
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top