Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dishub Jabar Dukung Truk Melintas Tol Japek II

Rencana pembatasan truk menggunakan tol Jakarta-Cikampek (Japek) II harus dikaji secara matang.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 29 September 2019  |  12:43 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara
Bisnis.com,BANDUNG—Rencana pembatasan truk menggunakan tol Jakarta-Cikampek (Japek) II harus dikaji secara matang.
Kepala Dinas Perhubungan Jabar Heri Antasari mengatakan jika dokumen perencanaan Japek II mengakomodir truk dengan beban tertentu bisa melintas tidak menjadi masalah. 
Menurutnya jika Japek I dan II bisa membagi beban laju kendaraan berat maka kelancaran di tol tersebut bisa teratasi. “Sepanjang fungsi itu akan mengurangi faktor yang memperlambat dan menyebabkan antrian, saya dukung [truk] harus naik ke atas,” paparnya di Bandung, Minggu (29/9/2019).
Menurutnya truk selama ini di tol memang kerap menjadi penyebab perlambatan di jalan tol termasuk saat antrian di gerbang tol. Dia menilai urusan pembatasan truk harus diimbangi dengan penegakan hukum di wilayah jalan tol terhadap angkutan ODOL termasuk kesadaran pengusaha untuk tidak melanggar aturan. 
“Penegakan hukum hanya di hilir, kesadaran pengusaha juga penting karena kami tidak bisa masuk kalau ke wilayah hulu ini,” katanya.
Hery sendiri memastikan penegakan terhadap truk ODOL di Tol Cipularang sejauh ini masih dijalankan oleh pihak kepolisian. “Itu kewenangan PJR karena penegakan hukum di jalan tol, sampai saat ini masih berlangsung,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol jakarta-cikampek (japek)
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top