Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Realisasi Investasi Sumedang pada 2022 Ditopang Sektor Properti dan Industri

Kabupaten Sumedang menjadi daerah di Kawasan Metropolitan Rebana yang mencapai realisasi investasi terbesar pada 2022 lalu.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 03 Februari 2023  |  19:20 WIB
Realisasi Investasi Sumedang pada 2022 Ditopang Sektor Properti dan Industri
Foto udara ruas Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) seksi 3 di daerah Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat (22/4/2022). Bisnis - Rachman

Bisnis.com, SUMEDANG - Kabupaten Sumedang menjadi daerah di Kawasan Metropolitan Rebana yang mencapai realisasi investasi terbesar pada 2022 lalu.

Berdasarkan data yang dimiliki Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sumedang, realisasi investasi pada 2022 mencapai Rp3,015 triliun.

"Kita Alhamdulillah pada saat proyek konstruksi proyek strategis nasional [PSN] mengecil, justru malah realisasi investasi daerah yang meningkat," jelas Kepala Bidang Pengendalian Investasi DPMPTSP Kabupaten Sumedang Mutia kepada Bisnis, Jumat (3/2/2023).

Memang diakuinya, nilai investasi pada PSN di 2021 mendominasi realisasi investasi di Kabupaten Sumedang. Sehingga mendorong nilai raihan hingga mencapai Rp4,2 triliun.

"Tapi itu dari PSN yaitu pembangunan Tol Cisumdawu, nilainya hampir Rp3,9 triliun," imbuhnya.

Hal yang berbeda terjadi pada 2022, meskipun realisasi investasi secara kumulatif menurun lantaran Tol Cisumdawu hampir rampung, tapi raihan investasi justru lahir yang dinilainya merupakan realisasi investasi asli daerah Sumedang.

"Kita di 2021 memang besar, tapi itu dari PSN. Nah di 2022 ini kita mencatat hampir seluruhnya didominasi oleh realisasi investasi asli daerah Sumedang, PSN hanya Rp29,3 miliar saja," jelasnya.

Berdasarkan data yang dimilikinya, saat ini dominasi realisasi investasi di Sumedang didominasi oleh sektor tersier, yakni perumahan, kawasan industri dan perkantoran yang mencapai Rp1,3 triliun dan industri tekstil sebesar Rp620 miliar. (K34)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumedang Metropolitan Rebana DPMPTSP
Editor : Ajijah

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    back to top To top