Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Realisasi Investasi Sumedang pada 2022 Ditopang Sektor Properti dan Industri

Kabupaten Sumedang menjadi daerah di Kawasan Metropolitan Rebana yang mencapai realisasi investasi terbesar pada 2022 lalu.
Foto udara ruas Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) seksi 3 di daerah Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat (22/4/2022). Bisnis/Rachman
Foto udara ruas Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) seksi 3 di daerah Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat (22/4/2022). Bisnis/Rachman

Bisnis.com, SUMEDANG - Kabupaten Sumedang menjadi daerah di Kawasan Metropolitan Rebana yang mencapai realisasi investasi terbesar pada 2022 lalu.

Berdasarkan data yang dimiliki Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sumedang, realisasi investasi pada 2022 mencapai Rp3,015 triliun.

"Kita Alhamdulillah pada saat proyek konstruksi proyek strategis nasional [PSN] mengecil, justru malah realisasi investasi daerah yang meningkat," jelas Kepala Bidang Pengendalian Investasi DPMPTSP Kabupaten Sumedang Mutia kepada Bisnis, Jumat (3/2/2023).

Memang diakuinya, nilai investasi pada PSN di 2021 mendominasi realisasi investasi di Kabupaten Sumedang. Sehingga mendorong nilai raihan hingga mencapai Rp4,2 triliun.

"Tapi itu dari PSN yaitu pembangunan Tol Cisumdawu, nilainya hampir Rp3,9 triliun," imbuhnya.

Hal yang berbeda terjadi pada 2022, meskipun realisasi investasi secara kumulatif menurun lantaran Tol Cisumdawu hampir rampung, tapi raihan investasi justru lahir yang dinilainya merupakan realisasi investasi asli daerah Sumedang.

"Kita di 2021 memang besar, tapi itu dari PSN. Nah di 2022 ini kita mencatat hampir seluruhnya didominasi oleh realisasi investasi asli daerah Sumedang, PSN hanya Rp29,3 miliar saja," jelasnya.

Berdasarkan data yang dimilikinya, saat ini dominasi realisasi investasi di Sumedang didominasi oleh sektor tersier, yakni perumahan, kawasan industri dan perkantoran yang mencapai Rp1,3 triliun dan industri tekstil sebesar Rp620 miliar. (K34)


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Dea Andriyawan
Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper