Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TPI Karangsong Indramayu Punya Cold Storage Kapasitas 300 Ton

Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Karangsong di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, kini memiliki cold storage berkapasitas 300 ton.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 15 Agustus 2022  |  13:27 WIB
TPI Karangsong Indramayu Punya Cold Storage Kapasitas 300 Ton
Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Karangsong di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, kini memiliki cold storage berkapasitas 300 ton.
Bagikan

Bisnis.com, INDRAMAYU - Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Karangsong di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, kini memiliki cold storage berkapasitas 300 ton. Fasilitas tersebut dirancang salah satunya untuk mempertahankan mutu ikan hasil tangkapan nelayan.

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono mengatakan infrastruktur itu dibangun untuk menjadikan Indramayu sebagai sentra perikanan masa depan.

Salah satu syarat sentra perikanan, kata Wahyu, harus memiliki infrastruktur penunjang, di antaranya berupa cold storage dengan kapasitas besar.

"Sebelumnya sudah ada 150 ton, sekarang 300 ton. Harapan saya tahun depan akan dibangun lagi," kata Wahyu melalui keterangan tertulis yang diterima oleh Bisnis.com, Senin (15/8/2022).

Wahyu mengtakan, cold storage di pelabuhan perikanan Karangsong bisa memperkuat manajemen rantai pasok hasil perikanan dan mendorong peningkatan produktivitas.

Selain itu, dapat pula meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan melalui stabilitas harga, hingga menjamin pasokan stok ikan berkualitas kepada masyarakat.

"Cold storage juga bakal meningkatkan konektivitas antar wilayah yang merupakan bagian dari upaya penguatan sekaligus efisiensi logistik ikan nasional," kata Wahyu.

"Harapan saya ini dijaga dengan baik dan kalau perlu bisa lebih baik lagi. Kecil enggak papa asalkan putarannya tinggi lebih bagus. Yang penting lagi adalah tidak hanya digunakan untuk menyimpan saja, tetapi harus di-maintenance agar tidak rusak," imbuhnya.

Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Kementerian KKP, Artati Widiarti mengatakan, setiap produk perikanan yang akan berpindah ke titik lainnya harus terjaga kualitasnya.

Hal tersebut berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 58 Tahun 2021 tentang Sistem Logistik Ikan Nasional, kontinu mengembangkan dan memperkuat pelaksanaan Sistem Logistik Ikan Nasional (SLIN).

"Cold storage ini menjadi bagian penting dalam sinergitas program SLIN pusat dan daerah," kata Artati.

Pengelolaan cold storage, lanjut Artati, bakal diserahkan ke Pemerintah Kabupaten Indramayu yang bekerjasama dengan Koperasi Perikanan Laut (KPL) Mina Sumitra sebagai pengelola cold storage.

"KPL Mina Sumitra nantinya diharapkan dapat menjadi off taker dan agregator bagi nelayan di wilayah Pantai Utara Pulau Jawa (Pantura) khususnya di Kabupayen Indramayu," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indramayu nelayan
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
back to top To top