Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gandeng Gus Miftah, Disdik Jabar Gelar Ceramah Kebangsaan

Ceramah Kebangsaan yang diikuti ribuan siswa SMA, SMK dan SLB ini dilaksanakan demi terwujudnya Jawa Barat yang damai dan toleran.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 04 Agustus 2022  |  21:02 WIB
Gandeng Gus Miftah, Disdik Jabar Gelar Ceramah Kebangsaan
Ribuan siswa SMA, SMK, SLB di Jawa Barat mengikuti Ceramah Kebangsaan secara hybrid oleh Gus Miftah, di Sport Jabar Arcamanik, Bandung, Kamis (4/8 - 2022).

Bisnis.com, BANDUNG - Ribuan siswa SMA, SMK, SLB di Jawa Barat mengikuti Ceramah Kebangsaan secara hybrid oleh Gus Miftah, di Sport Jabar Arcamanik, Bandung, Kamis (4/8/2022).

Ceramah Kebangsaan yang diikuti ribuan siswa SMA, SMK dan SLB ini dilaksanakan demi terwujudnya Jawa Barat yang damai dan toleran.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan ada 1500 peserta yang mengikuti Ceramah Kebangsaan di lokasi. Sementara sebanyak 3000 peserta melaksanakan kegiatan melalui secara online.

"Mayoritas adalah para pemimpin siswa. Para pengurus OSIS, guru guru, sehingga mereka bisa meneruskan," katanya.

Menurutnya kegiatan ini merupakan investasi besar yang dapat dipanen berupa kedamaian dan kondusifitas sesuai yang dicita-citakan oleh para siswa.

Di era digital ini, dia juga berharap konten Gus Miftah pada Ceramah Kebangsaan bisa diteruskan ke lingkungan yang terdekat.

Jawa Barat tercatat merupakan provinsi pertama yang memiliki kurikulum antiradikalisme dan terorisme. Pihaknya sedang mempersiapkan ketahanan ideologi itu lewat kearifan dan muatan lokal.

Ridwan berharap Ceramah Kebangsaan menjadi penguat agar jauh dari pertengkaran. Sehingga targetnya adalah untuk para pemuda yang memang rentan terhadap asupan informasi dari media sosial maupun lingkungan yang melemahkan wawasan kebangsaan.

"Jadi ini menyasar anak-anak SMA, SMK, SLB akan berlangsung di lima wilayah. Ini kan wilayah Bandung Raya ya, nanti Priangan Timur, Purwasuka, Ciayumajakuning, Bodebek akan kita hadirkan juga," katanya.

Disinggung mengapa menghadirkan Gus Miftah, lantaran dinilai cocok dengan anak muda yang ingin mengkombinasikan dengan narasi, tausiah dan dengan milenial. Terlebih, Gus Miftah memiliki narasi kuat mengenai materi terkait wawasan kebangsaan.

"Saya kira karena targetnya anak muda jadi pas," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat Dedi Supandi mengatakan nantinya akan ada sejumlah kegiatan yang akan dilaksanakan pihaknya agar kian menumbuhkan rasa kebangsaan para siswa.

"Nantinya ada launching gerakan 2,5 juta bendera merah putih se-Jabar, nanti juga ada gerakan 7 harkat," ujarnya.

Adapun gerakan 7 harkat, yaitu mengajak peserta didik untuk mengikut sejumlah kegiatan positif yang disesuaikan dengan tagline berdasarkan hari.

Misalnya pada hari Senin yaitu terkait wawasan kebangsaan, Selasa terkait wawasan internasional, Rabu tentang wawasan literasi dan lingkungan hidup.

Sedangkan Kamis tentang budaya lokal, Jumat terkait sehat jiwa raga, Sabtu mengenai rumah kita istana kita dan Minggu adalah sosial kemanusiaan.

Dedi berharap, mulai dari Bandung akan menjadi Pancasila yang menyeluruh ke Indonesia.

"Ke depannya selain tagline hari-hari ada masukan juga dari siswa kaitan dengan membuat monumen-monumen hal itu bagian dari peringatan menjadi ciri lahirnya Pancasila dengan pemikiran di Kota Bandung," katanya.

Sementara itu, Gus Miftah menilai kegiatan Ceramah Kebangsaan penting untuk dilaksanakan. Sehingga anak-anak, khususnya siswa maupun siswi mampu memahami kebangsaan secara baik dan benar.

"Menganggap perbedaan itu sebagai rahmat bukan sebagai sebuah pemicu untuk menjadi kebencian permusuhan dan lain sebagainya," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemprov jabar ridwan kamil
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
back to top To top