Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jelajah Petani Milenial Juara: Agro Jabar Bantu Pemprov Berenang Saat Tidak Memiliki ‘Pelampung’

Pemerintah Provinsi Jawa Barat angkat bicara terkait evaluasi Program Petani Milenial 2021, khususnya yang menyangkut peran BUMD Agro Jabar sebagai offtaker dan avalis.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 30 Maret 2022  |  17:53 WIB
Mantan koordinator Program Petani Milenial yang juga Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat Benny Bachtiar.
Mantan koordinator Program Petani Milenial yang juga Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat Benny Bachtiar.

Bisnis.com, BANDUNG — Pemerintah Provinsi Jawa Barat angkat bicara terkait evaluasi Program Petani Milenial 2021, khususnya yang menyangkut peran BUMD Agro Jabar sebagai offtaker dan avalis. Tanpa peran BUMD, program ini sulit tegak dalam waktu cepat.

Mantan koordinator Program Petani Milenial yang juga Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat Benny Bachtiar mengaku 2021 memberikan pelajaran penting bagi seluruh pihak yang mengelola program ini. 

Menurutnya di tengah keterbatasan anggaran, BUMD PT Agro Jabar mengambil peran penting dan kesanggupan sebagai offtaker dan avalis Petani Milenial. 

“Tahun 2021 itu ibaratnya kita disuruh berenang tidak dibekali apa-apa. Enam bulan itu kita mencari bentuk dan bulan ketujuh baru kita menemukan bentuk, alhamdulilah kemarin 1249 diwisuda dengan upaya yang kita sebut berdarah-darah,” katanya kepada Tim Jelalah Petani Milenial Juara Bisnis Indonesia, Rabu (30/3/2022).

Menurutnya dari hasil evaluasi yang sempat dia ikuti pada awal 2022 lalu ada kesepakatan membentuk enam tim yang masing-masing mengurus tiga kabupaten. Tim juga ikut mencari offtaker yang memerlukan komoditas karena pasarnya sudah ada. 

“Ada komoditas yang bisa diambil Agro Jabar, kalau yang tidak kita kerja sama dengan offtaker lain,” ujarnya.

Benny mengaku di perjalanan offtaker hadir atas peran jejaring Agro Jabar. Kebutuhan tinggi pada komoditas yang dibudi dayakan oleh peserta Program Petani Milenial membuat offtaker hadir. “Adanya petani milenial mereka terbantu juga. Jadi kami membentuk simbiosis mutualisme,” ujarnya.

Agro Jabar juga dinilai tak hanya membantu urusan offtaker dan avalis, namun juga membentuk skema pendampingan dan pelatihan bagi para peserta. “Sehingga hasil budi daya yang dihasilkan ini sesuai dengan standar pasar,” ujarnya.

Benny berharap program baik ini terus berjalan dan mendapat dukungan dari semua pihak, agar target pencetakan 5.000 petani milenial tercapai 2023 mendatang. Pihaknya optimis perbaikan yang dilakukan bisa membuat program ini berjalan lebih baik.

“Saya optimistis, kemarin saja tertatih-tatih sudah 1.200 sekian, apalagi sekarang sudah menemukan bentuk.” ujarnya.

Bisnis Indonesia perwakilan Jawa Barat menggelar Program Jelajah Petani Milenial Juara. Perjalanan jurnalistik ini turut didukung oleh Humas Jabar dan Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat, Dinas Kehutanan Jawa Barat, Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Barat, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Jawa Barat, Dinas Perkebunan Jawa Barat, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jawa Barat, dan Bank BJB. 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemprov jabar BUMD Jabar petani milenial
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top