Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bupati Cirebon Pecut BUMD untuk Tingkatkan PAD

Bupati Cirebon Imron Rosyadi mengatakan BUMD memiliki dua fungsi, pertama melayani kepentingan masyarakat dan membantu pemerintah untuk meningkatkan PAD yang sejalan dengan visi serta misi Kabupaten Cirebon.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 27 Januari 2022  |  15:12 WIB
Bupati Cirebon Imron Rosyadi - Bisnis/Rachman
Bupati Cirebon Imron Rosyadi - Bisnis/Rachman

Bisnis.com, CIREBON - Seluruh badan usaha milik daerah (BUMD) di Kabupaten Cirebon diminta untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) pada 2022. Selama ini, badan usaha tersebut belum memberikan kontribusi penuh kepada daerah.

Bupati Cirebon Imron Rosyadi mengatakan BUMD memiliki dua fungsi, pertama melayani kepentingan masyarakat dan membantu pemerintah untuk meningkatkan PAD yang sejalan dengan visi serta misi Kabupaten Cirebon.

"BUMD itu mempunyai fungsi strategis dalam membangun daerah. Kalau program kerjanya tidak sejalan dengan visi misi Kabupaten Cirebon, bagaimana mau mendongkrak PAD," kata Imron di Kabupaten Cirebon, Kamis (27/1/2022).

Imron mengatakan, masih ada beberapa jajaran direksi dan pegawai di BUMD yang belum bekerja secara profesional. Pihaknya tidak ingin ada kepentingan pribadi dan kelompok yang ikut menikmati dalam pengelolaan BUMD tersebut.

"Misalnya PDAM dan BPR, tolong maksimalkan semua potensi dan jangan ada kepentingan apapun selain kepentingan untuk mendongkrak PAD. Ini baru namanya kerja profesional," jelas Imron.

Imron menyebutkan, bila ada BUMD yang mengalami hambatan diminta segera berkomunikasi dengan asisten atau sekda termasuk bisa berkomunikasi dengan dirinya langsung sebagai bupati.

Salah satu BUMD di Kabupaten Cirebon yang sering mendapatkan keluhan dari masyarakat yakni, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirtajati. Ancaman pergantian direksi bakal dilakukan bila bekerja tidak memuaskan.

"Untuk PDAM sendiri segera perbaiki kinerja supaya lebih profesional lagi. Misalnya saat kemarau, harus tetap ada rekapannya, mana saat memberikan bantuan secara sosial, mana saat bisnis dilakukan. Semua pembukuan harus tercatat dengan tertib. Nanti kan ada pertanggung jawabannya. Ini berlaku juga untuk semua BUMD ya," kata Imron.

Kabupaten Cirebon memiliki 3 BUMD, yakni Perumda Air Minum Tirta Jati, Bank Kabupaten Cirebon, dan Bank Astana Japura

Bupati menambahkan, semua direksi dan pegawai BUMD supaya tidak puas dengan capaian kinerja selama ini. Didalam bisnis, capaian kepuasan harus terus ditingkatkan, karena tantangan akan selalu ada.

"Kalau semua kinerja BUMD sudah berjalan dengan baik, maka bisnis akan lancar, PAD terdongkrak, dan masyarakat juga merasa puas dengan pelayanan yang selama ini diberikan. Ini baru namanya selaras dengan visi misi kabupaten cirebon," katanya

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bumd cirebon
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top