Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dinkes Jabar Pastikan Tes Swab Gratis Masih Berlaku di Labkesda

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggratiskan swab test bagi masyarakat.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 27 September 2020  |  14:41 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggratiskan swab test bagi masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat Berli Hamdani mengatakan kebijakan ini berlaku sejak awal pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu. "Labkes Jabar melayani swab test gratis sejak awal pandemi. Hal itu berlaku juga di laboratorium jejaring," katanya, Minggu (27/9/2020).

Swab test sendiri diprioritaskan bagi masyarakat dengan profesi interaksi tinggi dengan publik, rawan terinfeksi, dan memiliki gejala Covid-19. Jika masuk ke salah satu kategori, kata Berli, masyarakat dapat mendaftarkan diri untuk melakukan swab test melalui Pikobar. Setelah mendaftar, Dinkes Jabar akan memverifikasi dan memvalidasi.

"Langsung akses dan daftar di Pikobar dengan mencantumkan alasan kenapa merasa perlu swab test. Nanti kalau sudah sesuai filter, secara sistem akan diberikan waktu dan tempat pelaksanaan swab test," katanya.

Senada Berli, Gubernur Jabar Ridwan Kamil juga memastikan bahwa pihaknya intens melakukan tes masif dengan metode PCR. Selain itu, pihaknya terus berupaya mengetes 1 persen dari jumlah populasi Jabar.

“Presentase pengetesan di Jabar pun kini sudah lebih banyak dari provinsi lain di Indonesia (kecuali DKI Jakarta) yaitu per hari ini sudah 330 ribu (sampel),” ucapnya.

“Untuk itu, kami pun membutuhkan peran swasta dalam pengetesan ini, dan akan kita coba maksimalkan, melalui pengetesan dari pemerintah dan ada yang mandiri lewat swasta,” tambahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemprov jabar Virus Corona
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top