Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Rapid Test Massal oleh BIN di Bandung, Puluhan Orang Reaktif dan 5 Orang Positif

Rapid test massal dilakukan kepada masyarakat umum dan gratis, sehingga warga tinggal datang ke lokasi dengan membawa KTP dan foto copy Kartu Keluaga.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 28 Juni 2020  |  14:14 WIB
Rapid test yang digelar Badan Intilijen Negara (BIN) di Kota Bandung - Istimewa
Rapid test yang digelar Badan Intilijen Negara (BIN) di Kota Bandung - Istimewa

Bisnis.com, BANDUNG - Rapid test yang digelar Badan Intilijen Negara (BIN) di Kota Bandung berhasil menjaring ribuan sampel. Hasilnya, sejumlah orang dinyatakan reaktif.

Rapid test yang digelar di Gedung Promosi jalan Cijerah Kamis (25/6/2020) dan Gedung Sate, Jalan Dipenogoro (Jumat 26/6/2020) memperoleh 1.145 sampel. Dari jumlah tersebut, terdapat hasil reaktif sebanyak 30 orang.

Menurut Koordinator Lapangan Rapid Tes Massal BIN, Kolonel Inf. Budi Santoso, selanjutnya mereka yang reaktif dilakukan swab test. Hasilnya, 5 orang positif.

"Ini sudah ditangani untuk diawasi setiap saat,” tutur Budi, Minggu (28/6/2020).

Ia belum bisa menyebutkan apakah akan ada penambahan kuota spesimen untuk pengetesan Covid-19 atau tidak. Yang pasti langkah ini merupakan salah satu cara untuk melacak penyebaran Covid-19 di Kota Bandung.

“Sampai saat ini belum ada perintah untuk perpanjangan rapid test. Ini hari terakhir, kita harap lebih banyak yang melakukan tes,” akunya.

Ia mengungkapkan, rapid test massal tersebut dilakukan kepada masyarakat umum dan gratis. Sehingga warga tinggal datang ke lokasi dengan membawa KTP dan foto copy Kartu Keluaga.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengapresiasi kegiatan rapid test masal oleh BIN tesebut. Kegiatan tersebut dapat menjadi data yang akurat.

“Partisipasi dari BIN dan berbagai komponen masyarakat untuk terus melakukan tes ini guna mempercepat dan mempermudah pengendalian pandemi Covid-19,” katanya.

“Meskipun dari jumlah yang tiga hari itu dilakukan rapid, ada beberapa yang positif itu menjadi data kami sehingga bisa melakukan tracing,” tuturnya.

Menurut Yana kunci pengenadalian pandemi Covid-19 ini salah satunya dengan tes masif yang dilakukan seperti saat ini. Di Kota Bandung sudah melakukan sekitar 21.000 rapid test dan PCR sebanyak 10.000.

“Saat ini di Kota Bandung sudah melakukan kurang lebih 21.000 ribu rapid test. Persyaratan WHO (World Healty Organization) itu 0,6 dari jumlah penduduk. Kita alhamdulilah di atas 0,8 persen. Sementara itu, untuk PCR (Polymerase Chai Reaction) di atas 10.000," ungkap Yana‎. (K34)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemkot bandung New Normal
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top