Terowongan Nanjung Berfungsi, Banjir Bandung Selatan Terkendali

Mulai aktifnya Terowongan Nanjung, Margaasih, Kabupaten Bandung saat curah hujan tinggi sebulan terakhir dinilai sukses mengendalikan banjir Bandung Selatan.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 10 Januari 2020  |  10:58 WIB
Terowongan Nanjung Berfungsi, Banjir Bandung Selatan Terkendali
Terowongan Nanjung - Istimewa

Bisnis.com,BANDUNG—Mulai aktifnya Terowongan Nanjung, Margaasih, Kabupaten Bandung saat curah hujan tinggi sebulan terakhir dinilai sukses mengendalikan banjir Bandung Selatan.

Wiwid, waga Baleendah mengatakan saat banjir besar melanda sejumlah daerah pihaknya mengaku bersyukur karena wilayah langganan banjir tersebut aman. “Alhamdulillah, biasanya kalau curah hujan tinggi kita sudah was-was. Dayeuhkolot biasanya sudah terendam,” katanya pada bisnis, Jumat (10/1/2020).

Pihaknya mengaku pada 29 Desember mendapat kabar jika Majalaya terendam banjir. Biasanya jika wilayah hulu sudah diterjang, maka Dayeuhkolot dan Baleendah tinggal menunggu air besar datang. “Kemarin nggak ada, bahkan saat banjir minggu kedua Desember, surutnya juga cepat,” katanya.

Wiwid menilai mulai aktifnya Terowongan Nanjung memberi efek positif pada pengendalian melimpahnya kapasitas air sungai Citarum. “Kolam retensi, Terowongan Nanjung mudah-mudahan bisa membuat Baleendah tidak kebanjiran lagi,” katanya.

Terpisah, Gubernur Jabar Ridwan mengatakan saat rapat bersama Presiden Jokowi membahas soal penangangan banjir DKI, Banten dan Jawa Barat sempat pula membahas Citarum.

Menurutnya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dalam rapat menunjukan efektifitas keberadaan Terowongan Nanjung pada Presiden. “ Karena di fotonya ditunjukan pada kejadian yang suka banjir [curah hujan] kurang dari 300 mm sudah berperahu kemarin mendekati 350 mm surut menandakan terowongan Nanjung itu berfungsi,” katanya.

Menurutnya meski intensitas hujan sama namun kondisi itu tidak menyebabkan banjir di lokasi yang biasa langfanan banjir. Sukses ini membuat Presiden Jokowi berencana datang dan meninjau Nanjung sekaligus meresmikan terowongan.

“Hujannya kan sama tapi hebohnya tak terjadi di tempat yang rutin. Kemungkinan Pak Presiden akan datang meresmikan terowongan Nanjung terkait Citarum dan akan dijadikan referensi contoh. Jadi kemarin yang dijadikan Pak Menteri contoh baik adalah penanganan Citarum dan Semarang. Semarang dengan folder raksasa diberitakan sering tidak banjir seperti dulu,” paparnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
banjir bandung

Editor : Ajijah
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top