Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bey Akan Evaluasi Penanganan Sampah Kota Bandung

Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak akan memperpanjang status darurat sampah di Bandung Raya. Status penanganan sampah akan diserahkan pada daerah.
Sampah di Sarimukti
Sampah di Sarimukti

Bisnis.com, BANDUNG—Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak akan memperpanjang status darurat sampah di Bandung Raya. Status penanganan sampah akan diserahkan pada daerah.

Penjabat Gubernur Jabar Bey Triadi Machmudin mengatakan status darurat sampah resmi berakhir pada 25 November ini mengingat kebakaran TPA Sarimukti sudah padam dan lahan sudah ditata kembali.

“Jadi provinsi tidak memperpanjang darurat sampah,” katanya di Gedung Sate, Bandung, Rabu (25/10/2023).

Namun khusus Kota Bandung, Bey meminta agar Pemerintah Kota untuk segera mencari jalan keluar terbaik mengingat kapasitas sampah dari Bandung Raya sudah dibatasi hingga 50%. 

“Nah itu kan [Kota Bandung] kalau memang perlu darurat sampah, ya memang darurat sampah. Itu dipersilahkan tapi dengan pertanggung jawabannya yang jelas. Jadi jangan sampai hanya darurat tapi tidak ada langkah-langkah. Harus ada langkah solusi, jangan darurat sampah sepanjang masa juga,” katanya.

Menurutnya penanganan sampah di Kota Bandung akan dievaluasi terutama terkait penanganan sisa sampah yang tidak bisa masuk ke Sarimukti. “Kami akan evaluasi nanti, akan koordinasi dengan kota-kota yang di sekitar kami. Bagaimana solusinya,” tuturnya.

Bey mengaku melihat langsung gunungan sampah di sejumlah titik di Kota Bandung. Menurutnya gambaran tersebut merupakan kenyataan yang saat ini ada di lapangan karena urusan sampah di hulu tidak dibereskan.

“Ya kelihatan, bukan laporan lagi. Kita bisa lihat sendiri kok. Dan memang itu kenyataan bagaimana, kenyataan kita semua. Kan dari awal sudah saya sampaikan mungkin nggak dari hulu perbaikannya, tapi kan ternyata tidak,” tuturnya. 

Bey meminta Pemerintah Kota Bandung untuk mereplikasi penanganan sampah yang dilakukan Kabupaten Banyumas. Permintaan yang sama sudah disampaikan pada Kota Cimahi.“Replikasi aja banyak mas, jangan, nggak usah mikir ulang kayak replikasi. Dan mungkin kota Bandung juga sedang mencari solusi bagaimana,” ujarnya.

Menurutnya urusan sampah tidak bisa disembunyikan dari mata publik karena penumpukan bisa ditemukan di berbagai sudut kota. Karena itu pihaknya meminta Pemerintah Kota Bandung menata serius urusan ini. 

“Jangan sampai masyarakat, kan masyarakat nggak mau tahu kan. Jadi artinya yang penting terangkut dan juga nggak mau tahu. Mau urusan dengan permintaan kota, permintaan provinsi. Yang penting sampahnya tertata dengan rapi, terurus dengan rapi,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper