Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Program Kredit Mesra sudah Mengucur ke 12.000 Debitur di 34 Daerah dan 4 Provinsi

Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi mengatakan program BJB Mesra ini sudah dimulai sejak tahun 2018 lalu.
Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) Yuddy Renaldi/Bisnis
Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) Yuddy Renaldi/Bisnis

Bisnis.com, BANDUNG—Laju penyaluran kredit BJB Mesra, fasilitas kredit tanpa bunga dan tanpa jaminan yang diinisiasi Bank Jabar Banten (BJB), dipastikan signifikan.

Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi mengatakan program BJB Mesra ini sudah dimulai sejak tahun 2018 lalu.

Sampai Februari 2023 lalu, total penyaluran kredit BJB Mesra telah mencapai Rp52 miliar. Kredit itu disalurkan kepada sebanyak 12.475 debitur dan tersebar di 13 kota dan 21 kabupaten  di 4 provinsi.

"Program ini berhasil kita buat setelah mendapatkan insight dari pak Ridwan Kamil sebagai pemegang saham utama BJB. Hingga saat ini sudah ada 1.958 kelompok di sekitar rumah ibadah yang 4 provinsi yang menerima manfaat kredit tersebut," katanya beberapa waktu lalu.

Yuddy Renaldi menjelaskan Bank BJB senantiasa hadir sebagai mitra setia pemerintah dan masyarakat untuk menggarap sektor UMKM. 

Masyarakat rumah ibadah yang menjadi penerima fasilitas ini merupakan salah satu kelompok masyarakat yang menjadi sasaran prioritas. 

"Bank BJB akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam mendukung penyaluran kredit ini. Bank BJB juga akan terus melakukan perluasan jangkauannya agar dapat memberikan manfaat yang lebih optimal dalam upaya pemulihan ekonomi nasional," jelas Yuddy.

Kredit Mesra BJB sengaja dirancang dengan segala macam kemudahan yang ditawarkan. Pembiayaan ini disalurkan tanpa agunan sehingga masyarakat tak terbebani.

Konten ini merupakan bagian dari Safari Ramadan yang diselenggarakan oleh Bisnis Indonesia, dan didukung oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Barat, Bank BJB, BUMD PT Migas Utama Jabar (MUJ), dan JNE.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper