Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Kampanyekan Kerja Keras Bebas Cemas, BPJamsostek Ajak Freelancer Jadi Peserta

Pekerja yang tidak bekerja di kantor seperti freelancer, wirausaha, pekerja paruh waktu hingga nelayan diajak untuk menjadi peserta BPJamsostek.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 26 Oktober 2022  |  22:30 WIB
Kampanyekan Kerja Keras Bebas Cemas, BPJamsostek Ajak Freelancer Jadi Peserta
Peserta BP Jamsostek berada di ruang tunggu untuk mengurus klaim di Kantor Cabang BP Jamsostek di Menara Jamsostek, Jakarta, Jumat (10/7/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Bagikan

Bisnis.com, BANDUNG - Pekerja yang tidak bekerja di kantor seperti freelancer, wirausaha, pekerja paruh waktu hingga nelayan diajak untuk menjadi peserta BPJamsostek.

Kepala BPJamsostek Kantor Cabang Bandung Suci Agus Hariyanto mengatakan pekerja yang tidak bekerja di kantor tapi memiliki penghasilan dari kegiatan usaha atau ekonomi mandiri merupakan BPU yang bisa menikmati perlindungan BPJamsostek.

Kesejahteraan bukan cuma milik pekerja kantoran, mereka, pekerja lepas atau pekerja lapangan juga bisa dapat perlindungan dengan jadi peserta BPU di BPJamsostek.

"Kami saat ini sedang mengkampanyekan #KerjaKerasBebasCemas dengan mendaftarkan diri lewat aplikasi JMO akan mendapatkan manfaat program JHT, JKK, dan JKM," kata dia, Rabu (26/10/2022).

Seperti halnya seorang nelayan, dengan segala risiko yang terjadi di lautan, termasuk datangnya kecelakaan, meski sudah diantisipasi. Untuk itu, saatnya nelayan tidak lagi merasa cemas dengan mendaftar menjadi peserta BPU hanya dengan iuran Rp36.800 per bulan.

Kemudian, contoh lainnya seorang pedagang buah, jadi salah satu garda yang siap penuhi kebutuhan nutrisi keluarga Indonesia. Meski tak bekerja di kantor, tapi mereka juga layak memiliki hari tua yang sejahtera.

Kemudian ojol, bertemu jalanan setiap hari membuat ojol jadi pekerjaan berisiko tinggi. BPJamsostek pun dipastikan siap berikan kepastian untuk para ojol yang lingkungan kerjanya memiliki banyak risiko.

"Memang gak ada yang mau celaka di perjalanan berangkat dan pulang kerja. Tapi tenang, semua tetap dapat manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja meski musibah tak terjadi di kantor," imbuhnya.

Pihaknya saat ini mengkampanyekan skema 3 program JKK, JKM dan JHT dengan iuran Rp36.800. Pada skema 3 program ini termasuk di dalamnya berupa tabungan JHT sebesar Rp20.000. Akumulasi tabungan beserta hasil pengembangan akan dikembalikan saat peserta berhenti bekerja. (K34)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BPJAMSOSTEK
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
back to top To top