Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga BBM dan Tarif Ojol Penyumbang Inflasi di Kota Cirebon

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Kota Cirebon mengalami inflasi sebesar 1,12 persen pada September 2022.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 03 Oktober 2022  |  16:57 WIB
Harga BBM dan Tarif Ojol Penyumbang Inflasi di Kota Cirebon
Ilustrasi - Bisnis
Bagikan

Bisnis.com, CIREBON - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Kota Cirebon mengalami inflasi sebesar 1,12 persen pada September 2022.

Kepala BPS Kota Cirebon Joni Kasmuri mengatakan pada September 2022, ada beberapa barang atau jasa sebagai penyumbang inflasi di Kota Cirebon, bahan bakar minyak (BBM), angkutan dalam kota, tarif kendaraan online, dan beras.

"Meskipun inflasi, angka tersebut lebih kecil dibandingkan angka persentase nasional atau provinsi," kata Joni di Kota Cirebon, Senin (3/10/2022).

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, ada empat kelompok pengeluaran di Kota Cirebon yang mengalami inflasi, satu mengalami deflasi, dan enam lainnya tidak mengalami perubahan indeks.

Empat pengeluaran yang mengalami inflasi yakni, kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga (0,27 persen); transportasi (13,33 persen); informasi, komunikasi dan jasa keuangan (0,24 persen); serta perawat pribadi dan jasa lainnya (0,29 persen).

Kemudian, kelompok pengeluaran yang tidak mengalami perubahan indeks yakni, kelompok pakaian dan alas kaki; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga; kelompok kesehatan; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya; kelompok pendidikan; dan kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran.

Joni mengatakan, satu kelompok yang tidak mengalami deflasi yaitu, kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 1,21 persen.

Lanjut Joni, berdasarkan pantauan indeks harga konsumen (IHK), Kota Bekasi merupakan salah daerah yang mengalami inflasi paling tinggi di Jawa Barat. Sementara, paling rendah Kota Bandung dengan angka 0,91 persen.

"‎Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran," kata Joni.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Inflasi cirebon
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
back to top To top