Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jelajah Investasi Jabar: DPMPTSP Jabar Ingatkan Daerah Soal Kesiapan SDM di Rebana

Penyiapan SDM lokal untuk mendukung pertumbuhan kawasan tidak boleh dilakukan dengan terlambat.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 25 Agustus 2022  |  14:11 WIB
Jelajah Investasi Jabar: DPMPTSP Jabar Ingatkan Daerah Soal Kesiapan SDM di Rebana
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat Noneng Komara
Bagikan

Bisnis.com, BANDUNG — Rencana pengembangan kawasan baru di Rebana yang meliputi 7 wilayah kabupaten/kota di Utara Jawa Barat harus diantisipasi oleh daerah sejak dini. Penyiapan SDM lokal untuk mendukung pertumbuhan kawasan tidak boleh dilakukan dengan terlambat.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat Noneng Komara mengatakan pihaknya tidak bosan-bosan mengingatkan pada kepala daerah di Kabupaten Subang, Majalengka, Kuningan, Sumedang, Indramayu, Cirebon dan Kota Cirebon untuk menyiapkan SDM berkeahlian.

“Saya bilang jangan sampai nanti warga kita sendiri jadi penonton,” kata Noneng yang juga Kepala Badan Pengelola Rebana kepada Tim Jelajah Investasi Jawa Barat Bisnis Indonesia awal pekan ini.

Noneng mencontohkan pembangunan Pelabuhan Patimban di Subang yang akan memasuki tahap II sudah membutuhkan tenaga berkeahlian. Menurutnya sistem pelabuhan modern menuntut SDM yang sudah terlatih, sementara para pekerja kasar tidak akan banyak.

“Saya minta siapkan dari sekarang SDM-nya, ada bangkitan-bangkitan ekonomi di Rebana yang harus diantisipasi oleh penyiapan tenaga kerja,” tuturnya.

Menurutnya meski pembangunan di Rebana akan bersifat jangka panjang, daerah tidak boleh menganggap enteng urusan kesiapan tenaga kerja lokal.

Dia mencontohkan kegagalan Karawang yang warga lokalnya sulit bersaing dengan SDM dari wilayah lain karena skill yang tidak memadai. “Jangan seperti Karawang,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat sendiri menaruh perhatian tinggi pada penyiapan SDM. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat Dedi Supandi mengatakan pada 2021 lalu pihaknya sudah menyerahkan Surat Keputusan Pembukaan Kompetensi Keahlian Baru di Kawasan Metropolitan Rebana Tahun 2020 - 2023.

Dalam SK tersebut sebanyak 17 SMK negeri membuka kompetensi keahlian baru dan 12 program keahlian kurikulum SMK berbasis industri.

Peresmian penambahan 12 jurusan sekolah SMK ini, dilakukan di Cirebon mencakup SMK yang ada di Wilayah Kabupaten Subang, Majalengka, Indramayu serta Kabupaten Cirebon. “Ini untuk memenuhi kebutuhan daerah Metropolitan Rebana” katanya beberapa waktu lalu.

Pihaknya memastikan dengan adanya jurusan baru ini dapat menjadikan SDM yang mampu menghadapi tantangan di kawasan Metropolitan Rebana. Selain itu, hal ini bisa memicu setiap SMK untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajarannya sesuai tuntutan kebutuhan dunia kerja.

"Juga meningkatkan kerja sama yang lebih erat antara lembaga pendidikan (SMK) dengan dunia usaha dunia industri (DUDI) dan asosiasi profesi," tuturnya.

Jelajah Investasi Jabar digelar Bisnis Indonesia perwakilan Bandung terselenggara berkat dukungan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jabar, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat, PT Migas Utama Jabar, Bank BJB, PT Jamkrida Jabar, PT IBRM, dan Pemkab Sumedang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

DPMPTSP Jelajah Investasi Metropolitan Rebana
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top