Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dinas PUTR Kabupaten Cirebon Diminta Percepat Perbaiki Infrastruktur yang Rusak

Sepanjang 101 kilometer jalan di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, dalam kondisi rusak. Refocusing anggaran selama dua tahun terakhir untuk penanganan Covid-19 membuat upaya perbaikan jalan di wilayah tersebut terhambat.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 19 Mei 2022  |  15:12 WIB
Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, CIREBON - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Kabupaten Cirebon diminta mempercepat pembangunan infrastruktur untuk kebutuhan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Cirebon Wahyu Tjiptaningsih di SDN Kedungjaya, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Kamis (19/5/2022).

"Banyak infrastruktur yang harus diperbaiki, salah satunya jalan. Dinas sudah minta mulai merunning pembangunan, karena ini berhubungan dengan pelayanan kepada masyarakat," kata Wahyu Tjiptaningsih.

Sepanjang 101 kilometer jalan di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, dalam kondisi rusak. Refocusing anggaran selama dua tahun terakhir untuk penanganan Covid-19 membuat upaya perbaikan jalan di wilayah tersebut terhambat.

Hal tersebut berdasarkan hasil pemantuan yang dilakukan oleh Tim Akselerasi Pembangunan Daerah (TAPD) yang dipimpin oleh Rokhmin Dahuri, mantan menteri Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia era Presiden Megawati.

Ratusan kilometer jalan rusak tersebut tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Cirebon, baik di wilayah timur, barat, atau pun selatan.

Salah satu jalan di Kabupaten Cirebon yang mengalami kerusakan parah ada di Jalan Sultan Ageng Tirtayasa. Jalan tersebut, menghubungkan antara Kecamatan Talun dengan Kecamatan Kedawung.

Sepanjang ruas jalan tersebut, ditemukan banyak lubang menganga dengan diameter bervariasi, mulai dari 30 sentimeter hingga 120 sentimeter.

Akibat hal tersebut, pengendara yang melintas terpantau menurunkan laju kecepatan kendaraan untuk menghindari menghantam lubang tersebut.

Kondisi tersebut semakin parah setelah hujan mengguyur, yang menyebabkan adanya genangan. Beberapa pengakuan pengendara pernah tergelincir di jalan penghubung dua wilayah itu.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Cirebon, Iwan Rizky mengatakan, wilayah kabupaten tersebut memiliki 564 ruas jalan dengan panjang 1.234 kilometer. Saat ini, yang mengalami kerusakan lebih dari 101 kilometer.

Kerusakan tersebut, kata Iwan, dalam kondisi rusak ringan, sedang hingga berat. Kerusakan itu pun merata di hampir seluruh wilayah Kabupaten Cirebon.

"Artinya 20 persen jalan masih mengalami kerusakan," kata Iwan di Kabupaten Cirebon,

Pemerintah Kabupaten Cirebon, pada 2022 hingga 2024 bakal memprioritaskan perbaikan jalan status kabupaten yang mengalami kerusakan sejak 2020.

Iwan mengatakan prioritas perbaikan jalan di Kabupaten Cirebon pada 2021 ini yakni sepanjang 60 kilometer. Kondisi jalan rusak di Kabupaten Cirebon itu semakin dikeluhkan masyarakat.

"Sebelum akhir tahun sudah selesai. Kami target, pada 2024 tidak ada yang rusak," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

infrastruktur cirebon
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top