Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

MUJ ONWJ Berperan Aktif dalam Penyediaan Oksigen di Jabar

Pemerintah Provinsi Jawa Barat pekan lalu telah menerima bantuan oksigen cair dari beberapa donatur diantaranya MUJ ONWJ, Sinarmas Group Sumatra Selatan, Krakatau Posco, Krakatau Steel, Aico Energi- Serba Dinamik Indonesia, Pupuk Sriwidjaja, Kemenkes RI dan Tanoto Foundation.
Gubenur Jabar Ridwan Kamil bersama Direktur Utama MUJ ONWJ Ryan Alfian Noor
Gubenur Jabar Ridwan Kamil bersama Direktur Utama MUJ ONWJ Ryan Alfian Noor

Bisnis.com, BANDUNG - PT Migas Hulu Jabar ONWJ (MUJ ONWJ) berperan aktif dalam memasok 20 ton oksigen cair dari ISO Tank yang distribusikan kepada seluruh rumah sakit dan pasien Covid-19 Isolasi Mandiri (Isoman) di Jabar.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat pekan lalu telah menerima bantuan oksigen cair dari beberapa donatur diantaranya MUJ ONWJ, Sinarmas Group Sumatra Selatan, Krakatau Posco, Krakatau Steel, Aico Energi- Serba Dinamik Indonesia, Pupuk Sriwidjaja, Kemenkes RI dan Tanoto Foundation.

Selain bantuan satu isotank, MUJ ONWJ juga turut mendukung penyaluran tabung oksigen yang dilakukan oleh Tim Posko Oksigen Jabar. Tabung oksigen tersebut disalurkan ke Rumah Sakit di penjuru Jawa Barat.

Direktur Utama MUJ ONWJ Ryan Alfian Noor menjelaskan bahwa MUJ ONWJ berkomitmen untuk mendukung kegiatan tim Posko Oksigen Jawa Barat dalam memenuhi pasokan oksigen ke Rumah Sakit di Jawa Barat untuk penanganan Covid-19.

“Sesuai dari arahan Pak Gubernur Jabar, Tim Posko Oksigen Jawa Barat akan terus melakukan usahanya untuk terus mencari sumber, solusi dan pemetaan pendistribusian oksigen agar kebutuhan harian Jabar tetap terjaga,” ujarnya dalam rilis yang dikutip Bisnis, Minggu (1/8/2021).

Sebelumnya, Gubenur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, oksigen cair tersebut jika di konversikan akan menjadi ribuan tabung gas oksigen.

"Kita lihat neracanya lalu dikirim ke seluruh penjuru mata angin termasuk 20 persen dari oksigen yang datang dibagi dua ada yang ke rumah sakit dan rumah-rumah warga," ujarnya.

Ridwan Kamil mengatakan, dalam menangani pandemi Covid-19 khususnya pemenuhan kebutuhan oksigen perlu kolaborasi dengan semua pihak termasuk korporasi. Kerja sama ini terealisasi berkat komunikasi dan hubungan baik yang kemudian ditindak lanjuti secara teknis oleh Posko Oksigen Jabar.

Ia melaporkan berkat dukungan semua pihak angka keterisian rumah sakit rujukan Covid-19 kini sudah turun di angka 65 persen. Namun, ia tetap mengingatkan bahwa pandemi belum berakhir.

"Perjalanan belum usai karena kita tidak tahu kapan pandeminya akan usai, apakah ada gelombang tiga. Makanya ketersediaan oksigen ini menjadi penting agar kita lebih siap," ujarnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper