Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemkab Cirebon Pastikan Restoran Tetap Jaga Protokol Kesehatan

Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Cirebon mengklaim sejumlah restoran pilihan di kabupaten tersebut tetap menjalankan protokol kesehatan pada saat waktu buka puasa bersama.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 28 April 2021  |  12:50 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, CIREBON - Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Cirebon mengklaim sejumlah restoran pilihan di kabupaten tersebut tetap menjalankan protokol kesehatan pada saat waktu buka puasa bersama.

Kabid Pariwisata Disbudparpora Kabupaten Cirebon Nana Mulyana mengatakan selama satu pekan terakhir ini pihaknya melakukan monitoring ke sejumlah restoran yang sering dijadikan pilihan oleh masyarakat.

Beberapa di antaranya, Hotel Desa Alammanis, RM Kharisma, Hotel Apita Resort, Warung Empal Empal Gentong Haji Apud, dan Famouz Cafe and Resto.

Hasil dari monitoring, kata Nana, tempat duduk yang terisi hanya 40 sampai 70 persen dari kapasitas keseluruhan. Kemudian, tempat tersebut menyediakan pula sarana protokol kesehatan.

"Karyawan dan pengunjung menerapkan Prokes covid-19 secara ketat," kata Nana di Kabupaten Cirebon, Rabu (28/4/2021).

Nana mengatakan, pihaknya akan terus memberikan edukasi dan imbauan kepada pengelola untuk tetap optimis dalam situasi Covid-19 dengan senantiasa menerapkan protokol kesehatan.

"Harus dilakukan secara ketat sehingga aspek konomi dan kesehatan dapat berjalan dengan baik. Kalau melanggar akan diberikan sanksi tegas," kata Nana.

Sebelumnya, masyarakat muslim di Indonesia diimbau untuk tidak sahur atau berbuka puasa bersama pada Ramadan tahun ini, Surat Edaran (SE) Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021.

Dalam surat tersebut berisi, masyarakat untuk sahur dan buka puasa bersama keluarga satu rumah.

Kemudian, dalam SE Nomor 13 Tahun 2021 pun mengatur tentang peniadaan mudik lebaran, sebagai upaya pengendalian penyebaran Covid-19 selama bulan suci Ramadan 1442 Hijriah.

Masyarakat membatasi pertemuan fisik dengan anggota keluarga atau kerabat lainnya yang tidak satu rumah.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cirebon
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top