Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

14 Desa di Argapura Majalengka Siap Dijadikan Sebagai Desa Digital

Kecamatan Argapura di Kabupaten Majalengka disiapkan menjadi kawasan desa digital pertama di kabupaten tersebut.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 23 Maret 2021  |  15:35 WIB
14 Desa di Argapura Majalengka Siap Dijadikan Sebagai Desa Digital
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, CIREBON - Kecamatan Argapura di Kabupaten Majalengka disiapkan menjadi kawasan desa digital pertama di kabupaten tersebut.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Cirebon Gatot Sulaeman mengatakan dalam upaya mewujudkan desa digital tersebut, nantinya bakal dibangun tower besar untuk menjangkau 14 desa.

"Tower dibangun oleh pemerintah provinsi. Di sana nanti akan dibangun tower dan disediakan bandwidth di satu kawasan untuk koneksi," kata Gatot di Kabupaten Majalengka, Selas (23/3/2021).

Nantinya, setiap desa tersebut wajib menyediakan alat penangkap sinyal. Diskominfo Kabupaten Majalengka akan membantu penyediaan website desa.

Gatot mengatakan, Kecamatan Argapura dipilih untuk menjadi kawasan desa digital karena dikenal sebagai tujuan destinasi wisata. Nantinya, koneksi internet bagi pengunjung agar tercukupi.

"Kenapa Argapura? karena di sana sektor wisata itu sudah dikenal oleh masyarakat luas hingga luar daerah, sementara disana masih sulit sinyal," katanya.

Selain itu, pembentukan desa digital pun dilakukan untuk mempermudah kehidupan masyarakat Majalengka di desa, sehingga bisa mengikuti perkembangan teknologi dengan terkoneksi internet.

"Saat ini masih dalam tahap persiapan," katanya.

Tahun lalu, program Desa Digital Jawa Barat mendunia mendapat apresiasi lembaga internasional oleh lembaga IDC Government Insights yang menganugerahi Desa Digital atau Digital Village sebagai konsep Kota Cerdas terbaik se-Asia Pasific.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jabar Setiaji mengatakan, program tersebut karena dinilai mampu memberdayakan masyarakat dan meningkatkan aksesibilitas informasi melalui pemanfaatan teknologi digital dan internet.

"Kami memiliki program-program seperti memberikan akses internet ke 400 titik yang blank spot. Program IoT di bidang pertanian, peternakan, perikanan, dan lain sebagainya.

Setiaji mengatakan, ada 14 kategori dalam IDC Smart City Asia/Pacific Awards 2020. Pemda Provinsi Jabar, menjadi satu-satunya perwakilan Indonesia yang meraih penghargaan dalam ajang tersebut.

Penghargaan lainnya pun didapatkan oleh Taiwan dengan 4 penghargaan, China dan Singapura masing-masing mendapat 3 penghargaan, Korea Selatan dan Australia masing-masing 2 penghargaan, serta India, Hong Kong, Malaysia, dan Selandia Baru dengan 1 penghargaan. (K45)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

majalengka
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
back to top To top