Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Izin Senjata Api Milik IN Berlaku Sampai Januari 2020

Wakapolres Majalengka, Jawa Barat Kompol Hidayatullah mengatakan senjata api yang dimiliki IN terlapor penembakan terhadap seorang kontraktor memiliki izin sampai tanggal 10 Januari 2020.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 13 November 2019  |  20:13 WIB
Izin Senjata Api Milik IN Berlaku Sampai Januari 2020
Ilustrasi - JIBI/Nurul Hidayat
Bagikan

Bisnis.com, MAJALENGKA - Wakapolres Majalengka, Jawa Barat Kompol Hidayatullah mengatakan senjata api yang dimiliki IN terlapor penembakan terhadap seorang kontraktor memiliki izin sampai tanggal 10 Januari 2020.

"Senjata sampai saat ini ada izinnya, yaitu berlaku sampai tanggal 10 Januari 2020," kata Hidayat di Majalengka, Rabu (13/11/2019).

Meskipun IN mempunyai izin memiliki senjata api, namun pihak Kepolisian lanjut Hidayat, akan melakukan penyidikan lebih mendalam.

Penyidikan itu untuk mengetahui apakah kepemilikannya sesuai dengan SOP atau tidak, tapi ini masih akan terus didalami, agar semua terang.

"Kita akan kembangkan kembali dalam proses penyidikan, apakah proses perizinan (kepemilikan senjata api) sesuai SOP yang ada atau tidak," ujarnya.

Sampai saat ini Polisi telah memanggil sembilan saksi dari kedua belah pihak, baik pelapor maupun terlapor yang merupakan anak Bupati Majalengka.

Selain itu Polisi juga belum menetapkan tersangka atas kasus penembakan, hanya saja telah meningkatkan status dari penyelidikan ke penyidikan.

"Kita sudah melakukan gelar perkara dan saat ini status penyelidikan sudah kita naikan ke penyidikan. Belum (ditetapkan tersangka) karena kita masih menunggu penyidikan selanjutnya," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

majalengka

Sumber : Antara

Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top