Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jabar Mulai Jaring Investor SPAM Jatigede

Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama BUMD PT Tirta Gemah Ripah (TGR) mulai menawarkan investasi pengelolaan SPAM Jatigede, Sumedang pada investor.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 17 Oktober 2019  |  08:27 WIB
Jabar Mulai Jaring Investor SPAM Jatigede
Direktur Utama PT TGR Asep Winara
Bagikan
Bisnis.com,BANDUNG—Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama BUMD PT Tirta Gemah Ripah (TGR) mulai menawarkan investasi pengelolaan SPAM Jatigede, Sumedang pada investor.
Direktur Utama PT TGR Asep Winara mengatakan pihaknya akan menggelar sesi market sounding SPAM Jatigede dalam acara West Java Investment Summit 2019 yang akan digelar di Bandung, Jumat (18/10) mendatang. “Kami akan gelar market sounding SPAM Jatigede ke sejumlah investor asing dan dalam negeri,” katanya pada bisnis, Rabu (16/10/2019) malam.

Menurutnya langkah ini diambil setelah pemerintah secara resmi menetapkan penanggung jawab proyek kerjasama (PJPK) SPAM Jatigede adalah Gubernur Jawa Barat. BUMD ini menurutnya mendapat penugasan untuk melakukan transaksi bisnis terkait proyek SPAM tersebut salah satunya dengan menjalankan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Dari kajian pra studi kelayakan total kebutuhan investasi pengeloaan SPAM Jatigede mencapai Rp2,04 trilun. Namun Asep memastikan besaran investasi yang dibutuhkan dan menjadi porsi dalam skema KPBU sebesar Rp836,9 miliar. “Dengan catatan yang Rp393 miliar nantinya akan mendapatkan viability gap fund dari Kementerian Keuangan,” ujarnya.

Pihaknya rencananya nanti akan melakukan jual beli air curah SPAM Jatigede dari pemenang lelang investasi untuk kemudian menjual kembali ke 5 perusahaan daerah air minum (PDAM) yang dilayani oleh Jatigede. TGR sendiri menurut Asep harusnya menjadi PJPK proyek tersebut, namun karena kondisi keuangan belum memungkinkan sementara kewenangan ini ditangani Pemprov Jabar.

“Ini sudah mendapatkan restu juga dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, PJPK-nya sementara Gubernur Jawa Barat. Sampai ada financial closing itu nanti ada penugasan gubernur pada TGR untuk mengambil alih proses bisnisnya,” paparnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

waduk jatigede
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
back to top To top