Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mikhail Gorbachev Dirawat di Rumah Sakit

Mantan pemimpin Uni Soviet, Mikhail Gorbachev, 83, menjalani perawatan di rumah sakit dan menyatakan memperjuangkan hidup, kata kantor berita Rusia, Kamis (9/10/2014).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 10 Oktober 2014  |  09:18 WIB
Mikhail Gorbachev Dirawat di Rumah Sakit
Mikhail Gorbachev - Reuters
Bagikan

Bisnis.com, MOSKOW - Mantan pemimpin Uni Soviet, Mikhail Gorbachev, 83, menjalani perawatan di rumah sakit dan menyatakan memperjuangkan hidup, kata kantor berita Rusia, Kamis (9/10/2014).

"Kesehatan saya sedang-sedang saja dalam seminggu ini dan hari ini saya masuk rumah sakit. Kesehatan saya menurun," kata Gorbachev seperti dikutip kantor berita Ria Novosti.

"Saya menjalani pemeriksaan," kata Gorbachev tanpa menyebutkan alasannya masuk rumah sakit.

"Anda tahu tabiat saya. Saya memutuskan untuk memperjuangkan hidup saya," katanya kepada kantor berita Interfax.

Pemimpin terakhir Uni Soviet itu pernah dirawat di rumah sakit pada Juni 2013 untuk menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh.

Peraih penghargaan Nobel Perdamaian itu pada tahun-tahun terakhir terlihat lelah selama tampil di depan umum. Ia menderita kencing manis, menurut laporan media.

Gorbachev menjadi pemimpin Soviet pada 1985 dan melembagakan reformasi politik dan ekonomi yang dikenal dengan nama glasnot (keterbukaan) dan "perestroika" (membangun kembali).

Pada 1991 reformasinya memberikan kendali Republik atas Moskow --suatu kekuatan yang cukup untuk menyatakan kemerdekaan, dan Rusia, bersama Belarusia dan Ukraina, menandatangani kesepakatan pembubaran Uni Soviet.

Dia kemudian mengumumkan keruntuhan Uni Soviet dan menjelaskan bahwa reformasinya dimaksudkan untuk menyelamatkan negaranya yang rapuh melalui modernisasi ketimbang membiarkannya terpecah belah.

Meskipun mendapat pengakuan dunia, dalam beberapa tahun terakhir Gorbachev hanya memainkan peran terbatas dalam politik Rusia, namun dia mengecam Presiden Vladimir Putin dan menyerukannya untuk mundur.

Dia mengepalai Yayasan Gorbachev untuk kegiatan amal dan penelitian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kabar jabar

Sumber : Antara

Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
back to top To top