Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

H-6 Lebaran, Jalur Pantura Kabupaten Cirebon Ramai Dilintasi Pemudik

Ruas jalur pantai utara (pantura) di Jalan Otto Iskandardinata, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon terpantau ramai pada H-6 Lebaran, Kamis (4/4/2024).
Ruas jalur pantai utara (pantura) di Jalan Otto Iskandardinata, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon terpantau ramai pada H-6 Lebaran, Kamis (4/4/2024).
Ruas jalur pantai utara (pantura) di Jalan Otto Iskandardinata, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon terpantau ramai pada H-6 Lebaran, Kamis (4/4/2024).

Bisnis.com, CIREBON - Ruas jalur pantai utara (pantura) di Jalan Otto Iskandardinata, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon terpantau ramai pada H-6 Lebaran, Kamis (4/4/2024).

Pantauan Bisnis.com, arus lalu lintas dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah tidak terutama di sekitar Simpang Kawasan Batik Trusmi hingga Bundaran Ramayana.

Pengendara yang melaju di jalur tersebut mampu berkendara dengan kecepatan sedang. Sementara, dari arah sebaliknya terpantau tidak mengalami antrean. Kendaraan mampu melaju dengan kecepatan tinggi.

Kendaraan pemudik dari luar wilayah Cirebon terpantau mulai melintasi ruas jalur pantura. Sebagiannya, merupakan kendaraan lokal Cirebon, Majalengka, Indramayu, dan Kuningan (Ciayumajakuning).

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi mengatakan aktivitas pasar tumpah di jalur pantai utara (pantura) Kabupaten Cirebon kembali berpotensi menjadi hambatan saat masa arus mudik Lebaran 2024.

Titik pasar tumpah tersebut di antaranya, Pasar Pasalaran (Kecamatan Weru), Pasar Gebang (Kecamatan Gebang), Pasar Minggu Palimanan (Kecamatan Palimanan), dan Pasar Tegalgubug (Kecamatan Arjawinangun).

Aktivitas masyarakat di pasar tersebut kerap mengalami peningkatan menjelang Hari Raya Idulfitri. Aktivitas tersebut hingga memakan bahu jalan."Ini biasa terjadi setiap tahunnya. Selalu menjadi titik kemacetan," kata Imron.

Menurut Imron, Pemerintah Kabupaten Cirebon, sudah berkoordinasi dengan Polresta Cirebon untuk bisa melakukan skema untuk menghindari adanya kemacetan, terutama di titik rawan tersebut.

"Tindakan kami nantinya hanya memberikan pengertian saja dan yang penting jangan ganggu lalu lintas," katanya.

Imron menyebutkan, Kabupaten Cirebon tahun ini bakal dilintasi atau didatangi lebih banyak pemudik dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurutnya, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) sudah memprediksikan masyarakat yang melaksanakan mudik pada tahun ini mencapai 193,6 juta orang. "Lebih banyak dari tahun sebelumnya," kata Imron.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Hakim Baihaqi
Editor : Ajijah

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper