Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

NIB Mudah Didapat, Pelaku Usaha Kuliner di Bandung Scale up Usaha

Kepala DPMPTSP Jawa Barat Nining Yuliastiani mengatakan saat ini ditargetkan bisa menerbitkan NIB kepada 4.500 pelaku UMK.
Gebyar Pelayanan Terpadu UMK Jawa Barat.
Gebyar Pelayanan Terpadu UMK Jawa Barat.

Bisnis.com, BANDUNG-- Hary Setiawan mengaku senang dengan Gebyar Pelayanan Terpadu UMK Jawa Barat. Pasalnya ia bisa membuat Nomor Induk Berusaha (NIB) dengan cepat dan mudah. 

"Alhamdulillah, sangat mudah, cepat dan gratis," ungkapnya, di Youth Center Sport Jabar Arcamanik, Kota Bandung, Selasa (21/11/2023). 

Pria yang berusaha di bidang kuliner ini mengaku dalam proses memeroleh NIB, ia cukup mendaftar dengan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP). Setelah itu dalam beberapa menit ia mendapatkan NIB. 

"Pernah nyoba, tapi agak ribet, tapi sekarang tinggal ktp, kita selesai, dan bisa daftar juga untuk PIRT dan legalitas lainnya," jelasnya. 

Ia pun mengaku dengan memeroleh NIB dan proses legalitas lain yang tengah ia tempuh, sangat memudahkan dirinya untuk melakukan perluasan pasar. 

"Sekarang saya mau perluasan cabang, sekarang di Gatsu, nanti saya akan buka lagi beberapa," ungkapnya. 

Kemudian, Intan Permatasari, pelaku usaha kuliner, mengakui hal yang sama. Dia mengaku dengan NIB ini akan melakukan perluasan usaha dengan bantuan permodalan. 

"Iya karena untuk bisa dapat bantuan permodalan itu harus ada syarat ini [NIB], sehingga syarat yang lain mudah didapat," imbuhnya. 

Sementara itu Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat Nining Yuliastiani mengatakan saat ini ditargetkan bisa menerbitkan NIB kepada 4.500 pelaku Usaha Kecil Menengah (UMK). 

Selain pengurusan UMK, di acara ini juga dilayani untuk pengurusan Sertifikasi Halal, SNI, Hak Kekayaan Intelektual, Layanan BPOM, e-Catalogue, dan layanan perbankan dari Bank BJB. 

"Yang menarik, karena NIB ini syarat dasar untuk pengurusan sertifikasi lainnya, di sini juga di layani untuk layanan lainnya, jadi terintegrasi," ungkapnya. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Dea Andriyawan
Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper