Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Yang Baru dari Program Petani Milenial: Perkembangan Peserta Termonitor Lewat Aplikasi

Pemerintah Provinsi Jawa Barat melakukan sejumlah pembaharuan pada program Petani Milenial yang sudah berjalan sejak 2021.
Program Petani Milenial/Bisnis
Program Petani Milenial/Bisnis

Bisnis.com, BANDUNG—Pemerintah Provinsi Jawa Barat melakukan sejumlah pembaharuan pada program Petani Milenial yang sudah berjalan sejak 2021. Berkaca pada sejumlah kekurangan di batch 1 2021.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sendiri mengakui pada wisuda 1.249 peserta Petani Milenial Gelombang I 2021 lalu bahwa program ini mensyaratkan harus membenahi sejumlah aspek. 

“Kami membuat dashboard [sistem online], kita buat 2022 lalu, ini berdasarkan pengalaman batch 1 2021 itu kita tidak pakai aplikasi,” kata Kepala Biro Perekonomian Setda Jabar Yuke Mauliani Septina kepada Bisnis, Rabu (24/5/2023).

Menurutnya tanpa adanya aplikasi dan pelaporan secara online waktu itu membuat proses monitoring dan pengendalian terbatas. Selain itu, pelaporan terkait aktifitas usaha peserta pun kurang ter-update. 

“Mulai 2022 dari mulai pendaftaran kita sudah pakai aplikasi, mulai dari identitas, kebutuhan peserta dan peminatan terekam dalam satu aplikasi,” ujar Yuke.

Lewat aplikasi, peserta juga bisa melaporkan perkembangan dan kendala dalam produksi, hal ini makin memudahkan organisasi perangkat daerah (OPD) pendamping dalam memantau kebutuhan dan aktivitas peserta.

“Dalam satu aplikasi kita bisa melihat apa saja yang mereka lakukan, hingga perkembangan produksi,” tuturnya.

Data Biro Perekonomian Setda Jabar yang diperoleh Bisnis, tercatat hingga awal 2023 jumlah Petani Milenial terdaftar adalah sebanyak 29.890 peserta. “Terdiri dari tahun 2021 yakni sebanyak 8.996 pendaftar, dan tahun 2022 yakni sebanyak 20.894 pendaftar,” mengutip laporan.

Hasil seleksi peserta Petani Milenial yang diterima pada tahun 2021 sebanyak 1.766 peserta, dan pada tahun 2022 sebanyak 5.828 peserta, dengan total 1.249 peserta yang telah diinagurasi pada Maret 2022.

Sejak awal digulirkan, Program Petani Milenial berangkat dari kebutuhan pentingnya Jawa Barat melahirkan dan memacu regenerasi petani. Ini adalah kebijakan politik Gubernur Ridwan Kamil untuk menyelamatkan masa depan pertanian Jawa Barat.

Bisnis Indonesia perwakilan Jawa Barat menggelar Program Jelajah Petani Milenial Juara. Kerja jurnalistik ini turut didukung oleh Humas Jabar dan Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat, Dinas Kehutanan Jawa Barat, Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Barat, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Jawa Barat, Dinas Perkebunan Jawa Barat, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jawa Barat, dan Bank BJB.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper