Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Tren Bisnis Mulai Menggeliat, BUMD Sumedang Bakal Dibuat Lebih Akseleratif

Untuk diketahui, dua dari empat BUMD milik Pemkab Sumedang masih belum bisa memberikan pemasukan terhadap pendapatan asli daerah (PAD).
Ilustrasi PDAM
Ilustrasi PDAM

Bisnis.com, SUMEDANG - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumedang Herman Suyatman memastikan pihaknya akan terus membenahi kualitas bisnis dari badan usaha milik daerah (BUMD) agar bisa lebih akseleratif.

Untuk diketahui, dua dari empat BUMD milik Pemkab Sumedang masih belum bisa memberikan pemasukan terhadap pendapatan asli daerah (PAD).

Dua BUMD tersebut adalah PT Lembaga Keuangan Mikro (LKM) dan PT Kampung Makmur (KM) . Sedangkan PDAM Tirta Medal sudah mulai beranjak sehat dan Bank Sumedang sudah dikatakan sehat.

"Sekarang sudah dioptimalkan untuk bisa diandalkan untuk bisa menambah raihan PAD, hanya saja dua BUMD [PT LKM dan PT Kampung Makmur] masih belum diandalkan, karena masih baru dan diproyeksikan untuk bisnis jangka menengah dan panjang," kata Herman, di Pusat Pemerintahan Sumedang, Senin (24/10/2022).

Menurut Herman, pihaknya sudah melakukan evaluasi untuk memantapkan langkah BUMD milik Pemkab Sumedang agar bisa terus berprogres.

"Saat ini tren pengelolaan bisnis dan spirit BUMD sudah baik, tinggal nanti kita optimalkan perannya agar bisa lebih berkembang," ungkapnya.

Ia menyontohkan, saat ini Bank Sumedang sudah bisa menunjukkan kesehatan bisnis yang baik. Sehingga bisa menjadi salah satu penyumbang PAD Sumedang.

Kemudian, ada PDAM Tirta Medal yang saat ini sudah recovery dan diharapkan bisa segera mendapatkan deviden.

"Karena kemarin kan pandemi Covid-19 semua terdampak, sekarang tinggal recovery dan melesat kembali," ungkap Herman.

Sedangkan, untuk dua BUMD lainnya, ia terus menggenjot agar keduanya bisa merancang core bisnis yang efektif. Salah satunya adalah dengan mengelola Rest Area Tol Cisumdawu dan KEK Jatigede.

"Nah ini kan gak bisa poktorolong, ini tahapannya sedang kita siapkan dan bina SDM nya agar kalau sektor-sektor besar sudah ada, mereka siap," jelasnya.

Untuk itu, ia akan mengevaluasi dan meminta BUMD agar bisa mengoptimalkan bisnisnya baik di bisnis jangka pendek, menengah dan panjang.

"Kita akan minta nanti, BUMD ini bisnis jangka pendeknya jalan, kemudian bisnis jangka menengah panjangnya pun bisa digarap baik," jelasnya. (K34)


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Dea Andriyawan
Editor : Ajijah

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper