Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kabupaten Cirebon Diguyur Bantuan untuk Rehabilitasi Kawasan Mangrove

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Cirebon Abraham Mohammad mengatakan puluhan hektare lahan yang nantinya bakal direhabilitasi tersebut berada di Kecamatan Pangenan, wilayah timur Kabupaten Cirebon.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 13 Maret 2022  |  16:42 WIB
Ilustrasi. Hutan Mangrove.  - KKP
Ilustrasi. Hutan Mangrove. - KKP

Bisnis.com, CIREBON - Kabupaten Cirebon mendapatkan bantuan dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Yayasan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk merehabilitasi 50 hektare kawasan mangrove.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Cirebon Abraham Mohammad mengatakan puluhan hektare lahan yang nantinya bakal direhabilitasi tersebut berada di Kecamatan Pangenan, wilayah timur Kabupaten Cirebon.

Wilayah tersebut, lanjut Abraham, sering dilanda abrasi yang mengakibatkan terjadinya banjir rob hingga permukiman penduduk di kawasam pesisir.

"Kami satu-satunya di daerah Jawa Barat yang mendapatkan bantuan tersebut," kata Abraham saat dihubungi oleh Bisnis.com, Minggu (13/3/2022).

Abraham mengatakan, saat ini pihaknya bersama Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut KKP masih melakukan survey untuk lokasi yang tepat untuk proses rehabilitasi tersebut.

Menurutnya, kawasan mangrove di pesisir utara Kabupaten Cirebon perlu direhabilitasi. Diharapkan, proses tersebut bisa diperluas mulai dari Kecamatan Kapetakan (barat) hingga Losari (timur).

"Wilayah timur memang menjadi prioritas untuk program, tetapi wilayah barat juga perlu rehabilitasi. Besar harapan semuanya bisa dilaksanakan," kata Abraham.

Sejak 2018, Kabupaten Cirebon memiliki mangrove center seluas 7 hektare yang terletak di Desa Mundu Pesisir, Kecamatan Mundu.

Mangrove center yang diberi nama “Zona Mangrove Kasih Sayang" ini, digarap kelompok masyarakat Mundu Pesisir sejak 2010 dan resmi dibuka untuk masyarakat umum pada awal 2018.

Lahan mangrove Desa Mundu Pesisir membentang dari utara, perbatasan dengan Kota Cirebon di Kalijaga, hingga di sisi selatan, berbatasan dengan Desa Bandengan.

Hutan Mangrove Mundu pesisir sudah memiliki greenbelt yang digunakan untuk pelindung kawasan pesisir dari abrasi.

Beberapa tahun terakhir ini, lokasi hutan mangrove desa Mundu Pesisir banyak yang beralih fungsi menjadi lahan tambak dan luas lahan tersebut terus berkurang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cirebon mangrove
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top