Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Meski Dinilai Langgar Berat Aturan Prokes, Pengelola Festival Citylink Hanya Dapat Teguran

Elly mengaku justru mendapatkan informasi mengenai "lautan manusia" saat perayaan Tahun Baru Imlek di mal-mal Kota Bandung dari awak media.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 02 Februari 2022  |  18:16 WIB
Meski Dinilai Langgar Berat Aturan Prokes, Pengelola Festival Citylink Hanya Dapat Teguran
Kepadatan pengunjung saat menyaksikan atraksi barongsai bertajuk War of Barongsai di Mal Festival Citylink, Bandung, Jawa Barat, Selasa (1/2). - Bisnis/Rahman
Bagikan

Bisnis.com, BANDUNG - Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung Elly Wasliah mengaku tidak mendapatkan permintaan izin dari pengelola Mal Festival Citylink dan mal lainnya yang menggelar pertunjukan dalam rangka perayaan Tahun Baru Imlek.

"Jadi gini terus terang kondisi mal landai dan tidak ada pemberitahuan kepada kami mau ada atau minta izin mau ada acara barongsai perayaan imlek dua tahun sudah tidak ada selama Covid-19," jelasnya, Rabu (2/2/2022).

Menurutnya, pihaknya justru mendapatkan informasi mengenai "lautan manusia" saat perayaan Tahun Baru Imlek di mal-mal Kota Bandung dari awak media.

"Kemarin saya juga kaget, saya dapat foto dari teman teman wartawan juga saya lihat waduh dan langsung sore itu juga saya telepon dan sampai memberikan ancaman saya kalau tidak diberhentikan saya akan datang dan tidak segan untuk disegel kita akan tutup karena bukti ada kuat di saya dan ini pelanggaran berat," jelasnya.

Elly menjelaskan, pengelola Festival Citylink sempat berkilah bahwa dalam aplikasi pedulilindungi masih di bawah 50 persen dari kapasitas maksimal mal.

"Kan dalam Perwal dan Inmendagri 50 persen di PPKM level dua. Saya bilang gak ada alasan berlindung di pengunjung dibawah 50 persen yang jelas ini kerumunan meski masuk pakai aplikasi pedulilindungi. Tapi tetap melanggar prokes meski pakai masker dan peduli lindungi tapi kerumunan melanggar berat," jelasnya.

Meski demikian, saat gelaran yang dilakukan pada Selasa (1/2/2022) ini, ia menyebut pengelola langsung membubarkan acara pertunjukan barongsai tersebut.

"Sore ini akan datang bersama Satpol PP Alhamdulillah yang kami tegur ada dua mal dan mereka gak akan melakukan lagi. Kalau ada salah satu mal agenda ke depan ada lagi gak ada lagi saya bilang jangan macam-macam," jelasnya.

Ia mengaku sudah diinstruksikan oleh Plt Wali Kota Bandung Yana Mulyana untuk membuat surat resmi ke pimpinan mal tidak agar boleh terulang lagi yang kegiatan berpotensi kerumunan, sanksi terakhir kita kalau tidak mengindahkan aturan prokes upaya terakhir segel kita buatkan besok,"

"Sekarang tahapan sanksi sudah tegur. Kalau ada lagi gak akan toleransi kalau ada pelanggaran kita segel," jelasnya. (K34)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

imlek Covid-19
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
back to top To top