Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Subang Kembangkan Perkebunan Manggis 1.165 Hektare

Wilayah Subang bagian selatan sangat cocok untuk budi daya buah yang kerap disebut queen fruit tersebut.
Asep Mulyana
Asep Mulyana - Bisnis.com 26 Maret 2021  |  09:49 WIB
Buah manggis - Pertanian.go.id
Buah manggis - Pertanian.go.id

Bisnis.com, SUBANG - Kabupaten Subang menjadi salah satu wilayah yang mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat melalui program UPLAND.

Bantuan tersebut rencananya akan digunakan untuk pengembangan areal perkebunan manggis seluas 1.165 hektare.

Bupati Subang Ruhimat, yang akrab disapa Kang Jimat, mengatakan pihaknya telah menandatangani kesepakatan bantuan UPLAND ini.

Subang, merupakan salah satu daerah yang telah berkomitmen mengembangkan sektor pertanian, perkebunan dan peternakan.

"Alhamdulillah, komitmen ini mendapat dukungan dari Pusat berupa kepercayaan kepada Kabupaten Subang sebagai lokasi pelaksanaan proyek UPLAND," ujar Kang Jimat, melalui rilis yang diterima Bisnis.com, Jumat (26/3/2021).

Bupati Subang Ruhimat, yang akrab disapa Kang Jimat, saat meninjau lahan./Istimewa 

Ruhimat menyebutkan UPLAND merupakan proyek pengembangan sistem pertanian terpadu di daerah dataran tinggi. Tujuannya untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan pendapatan petani di daerah dataran tinggi.

Hal itu dilakukan melalui pembangunan serta peningkatan insfrastruktur lahan dan air, pengembangan sistem agribisnis dan penguatan sistem kelembagaan.

Langkah selanjutnya adalah membangun sentra perbibitan yang dilengkapi sarana dan prasarana budi daya benih modern.

Khusus untuk Subang, ujar Kang Jimat, proyek tersebut diarahkan untuk pengembangan perkebunan manggis. Wilayah Subang bagian selatan sangat cocok untuk budi daya buah yang kerap disebut queen fruit tersebut.

Kegiatan pengembangan sektor pertanian di daerah dataran tinggi tersebut, lanjutnya, didanai Islamic Development Bank (IsDB) dan International Fund for Agricultural Development (IFAD). Total pendanaan mencapai US$120 juta.

Sebagian dana tersebut, sebesar US$75,2 juta akan dihibahkan pada 13 kabupaten lokasi kegiatan.

"Jadi, Subang ini merupakan salah satu dari 13 daerah yang menerima proyek UPLAND itu," ujar Ruhimat.

Adapun daerah penerima proyek UPLAND ini adalah:

  • Banjarnegara, seluas 473 hektare untuk pengembanhan komoditas kopi yang berintegrasi dengan ternak domba.
  • Lebak, seluas 500 hektare untuk area perkebunan manggis.
  • Garut, seluas 200 hektare untuk area bibit kentang.
  • Tasikmalaya, seluas 500 hektare untuk area padi organik.
  • Subang, seluas 1.165 hektare untuk area perkebunan manggis.
  • Minahasa Selatan, seluas 1.040 hektare untuk area perkebunan kentang.
  • Gorontalo, seluas 70 hektare untuk area perkebunan Pisang Gape.
  • Lombok Timur seluas 811 hektare, untuk area perkebunan bawang putih.
  • Purbalingga seluas 640 hektare untuk area peternakan kambing dan perkebunan lada putih.
  • Malang seluas 300 hektare untuk area perkebunan bawang putih.
  • Magelang seluas 2.000 hektare untuk area padi organik.
  • Sumenep seluas 460 hektare untuk area perkebunan bawang putih.
  • Sumbawa seluas 1.000 hektare untuk perkebunan bawang merah.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

manggis subang queen fruit
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top