Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pangandaran Susun RKPD, Pemulihan Ekonomi dengan Kearifan Lokal

Pemerintah Kabupaten Pangandaran menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) tahun 2022 untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 16 Maret 2021  |  10:59 WIB
Musrenbang Kabupaten Pangandaran - Istimewa
Musrenbang Kabupaten Pangandaran - Istimewa

Bisnis.com, BANDUNG — Pemerintah Kabupaten Pangandaran menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) tahun 2022 untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

Dalam Musrembang tersebut mengusung tema “Pemantapan Pemulihan Ekonomi untuk Meningkatkan Daya Saing Kearifan Lokal".

Hadir pada kesempatan ini di antaranya Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, Wakil Bupati Pangandaran Ujang Endin Indrawan, Ketua DPRD Kab. Pangandaran Asep Noordin, Sekda Kab. Pangandaran, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Daerah, para Kepala SKPD.

Bupati Pangandaran dalam sambutannya menyebut konsekuensi dari masa jabatan Bupati dan RPJMD tidak bersamaan, tetapi Musrenbang RKPD harus tetap dilaksanakan.

"Sebagai konsekuensi bahwa masa bakti Bupati dan RPJMD tidak bersamaan, maka tentu kita rasakan adalah RPJMD Tahun 2016-2021 sudah berakhir pada bulan februari, RPJMD 2021-2026 belum kita punya, tetapi Musrenbang RKPD Tahun 2021 harus sudah dilaksanakan,” kata Jeje dalam rilis yang diterima Bisnis, Selasa (16/3/2021).

Lanjutnya, Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJMP) Tahun 2016-2026 menjadi pedoman dalam menyusun serta menyesuaikan rencana pembangunan ke depan.

"Oleh karena itu, tentu pandai-pandai kita mensinkronisasi dengan rencana pembangunan jangka menengah Tahun 2021-2026".

Sebagai ketentuan yang sudah berlaku, setiap Visi Misi Calon Pasangan Bupati yang terpilih yang dilantik, akan menjadi bagian yang utuh dalam rangka pembuatan RPJMD Tahun 2021-2026.

"Tentu dari awal saya sudah mewanti-wanti agar terjadi sinkronisasi RKPD dengan RPJMD yang akan datang", ujarnya.

Ia pun menambahkan pentingnya konsultasi publik dan pokok-pokok pikiran DPRD, yang menjadi bagian dari beberapa tahapan dalam penyusunan RPJMD.

"Yang pertama konsultasi publik, buka selebar-lebarnya, ajak bicara masyarakat, ajak bicara presidium dan lain sebagainya, agar kita menjadi utuh bagian dalam rangka membangun 5 tahun kedepan. Yang kedua kesepakatan DPRD, pokok-pokok pikiran DPRD yang makro, yang prinsip selama 5 tahun tentu harus kita buka,” katanya. (K34)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pangandaran
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top