Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Taat Jam Memilih Jadi Adaptasi Kebiasaan Baru Pilkada 2020

Upaya tersebut dilakukan untuk menjalankan kepatuhan terhadap protokol kesehatan dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 November 2020  |  17:53 WIB
Ilustrasi. - Bisnis
Ilustrasi. - Bisnis

Bisnis.com, SERANG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banten meminta para pemilih dalam pelaksanaan pilkada di Banten bisa mematuhi jam kedatangan memilih di TPS untuk menghindari penumpukan atau kerumunan saat memilih.

"Kan di surat undangan memilih itu ada jam kedatangan masing-masing. Nah ini harus dipatuhi dan penyelenggara juga harus gencar melakukan sosialisasi," kata Ketua Bawaslu Banten Didih M Sudi di Serang, Kamis (26/11/2020).

Didih mengatakan para penyelenggara pilkada dari mulai tingkat KPU sampai KPPS harus berupaya secara maksimal melakukan sosialisasi kepada masyarakat atau pemilih mengenai jam kedatangan ke TPS.

"Ini kan di luar kebiasaan, karena kan pemilu-pemilu sebelumnya bebas-bebas saja datang ke TPS asalkan di waktu memilih. Nah sekarang ada jam-jam tertentu masing-masing pemilih," kata Didih.

Ia mengatakan upaya tersebut dilakukan untuk menjalankan kepatuhan terhadap protokol kesehatan dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.

"Ya tujuan utamanya agar tidak terjadi antrean atau kerumunan untuk mencegah penularan Covid-19," katanya.

Selain itu, katanya, nanti juga akan disiapkan TPS khusus bagi pemilih yang diketahui suhu tubuhnya melebihi 37,5 derajat.

"Kalau ada pemilih suhu tubuhnya di atas 37,5 derajat,TPS-nya ada tersendiri. Ini sudah diatur oleh KPU," katanya.

Komisioner KPU Banten Eka Satya Laksmana mengatakan dalam pemilihan kepala daerah serentak di masa pandemi Covid-19 ada jam khusus kedatangan bagi pemilih yang tercantum dalam surat undangan untuk memilih.

"Ada jam kedatangan. Kami sudah lakukan sosialisasi dari sekarang. Nanti pada saat KPPS menyampaikan Ssurat pemberitahuan juga akan disampaikan ke pemilih," kata Eka.

Eka mengatakan, nanti pada saat pemilihan atau pemungutan suara di TPS juga akan dilakukan cek suhu tubuh bagi pemilih.

"Pemilih dengan suhu di atas 37,5 derajat ada bilik khusus," katanya.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun



Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

banten Pilkada 2020 Adaptasi Kebiasaan Baru

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top