Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jelajah Segitiga Rebana III: Pintu Aerocity Kertajati untuk Investor Terbuka Lebar

Kawasan aerocity Kertajati, Majalengka kembali menggeliat usai rencana pengembangan Metropolitan Rebana didorong oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 26 Oktober 2020  |  11:58 WIB
Direktur Utama PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) Salahudin Raffi saat menerima tim Jelajah Segitiga Rebana III di kantornya di Majalengka - Bisnis/Wisnu Wage
Direktur Utama PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) Salahudin Raffi saat menerima tim Jelajah Segitiga Rebana III di kantornya di Majalengka - Bisnis/Wisnu Wage

Bisnis.com, BANDUNG - Kawasan aerocity Kertajati, Majalengka kembali menggeliat usai rencana pengembangan Metropolitan Rebana didorong oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Direktur Utama PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) Salahudin Raffi mengatakan kawasan aerocity akan makin hidup usai pembangunan akses tol langsung menuju Bandara Kertajati dari Tol Cikopo-Palimanan dan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan tuntas 2021 mendatang.

“Ini bisa mengakselerasi pembangunan dan minat ke kawasan aerocity,” katanya kepada tim Jelajah Segitiga Rebana III Bisnis Indonesia pekan lalu.

Setidaknya ada tiga pengelola kawasan industri yang siap menerima investor di Kertajati. PT BIJB yang mengelola total lahan 3.480 hektare dan sudah membagi lahan menjadi 6 kawasan siap bangun. Lalu, ada PT Dwipapuri Abadi lewat Kertajati Industrial Estate Majalengka (KIEM) dengan luas lahan 400 hektare, lalu PT Metland dengan Metropolitan Kertajati Development yang memiliki 330 hektare.

“Masterplan kami sudah, nantinya kawasan aerocity ini juga akan terintegrasi dengan kawasan bandara. Jadi, Automatic People Movers System (APMS) bandara yang tersambung dengan aerocity,” tuturnya.

Aerocity yang diampu PT BIJB sendiri sudah menyiapkan lahan untuk logistik hub atau cargo village, lalu aerospace park, residensial, pusat teknologi kreatif. “Pak Gubernur juga minta ada semacam ruang publik di bandara berupa alun-alun, bandara ini juga nanti dilengkapi fasilitas meeting, conference. Lengkap,” ujarnya.

Metropolitan Rebana dalam catatan Bisnis memiliki kelengkapan infrastruktur paling solid dan terpadu baik yang tengah dibangun, direncanakan dan sudah digunakan. Antara lain Tol Cikopo-Palimanan, Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan, Tol Akses Patimban, Tol Akses Aerocity Kertajati, Bandara Kertajati, Pelabuhan Patimban, Kereta Bandara, dan Double Track Jakarta-Surabaya. Ditambah sejumlah kota dan kawasan industri baru.

Program Jelajah Segitiga Rebana III digelar lewat dukungan para sponsor mulai dari PLN UID, Surya Semesta Internusa (SSIA), Humas Jabar, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jabar, Bappeda Jabar, PT MUJ ONWJ, Cardinal, Chitose, Astra Infra Tol Road Cikopo-Palimanan, PT BIJB, ASDP, Dinas Pariwisata dan Kebudayan Jabar, Bank BJB, PT Pegadaian, XL Axiata, Robot Biru, PT Mitsubishi Motor Krama Yudha Sales Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jelajah Segitiga Rebana
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top