Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BPBD Ajak Warga Sumedang Antisipasi Kebakaran Hutan Jelang Musim Kemarau

Musim kemarau kerap membuat lahan di Sumedang mengalami kekeringan, yang secara tidak langsung mengakibatkan kebakaran lahan/hutan di sejumlah titik di wilayah Sumedang.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 29 Juni 2020  |  15:59 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, BANDUNG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang mengajak masyarakat bergerak untuk mengantisipasi bencana di kawasan masing-masing, mengingat saat ini Indonesia memasuki musim kemarau.

Musim kemarau kerap membuat lahan di Sumedang mengalami kekeringan, yang secara tidak langsung mengakibatkan kebakaran lahan/hutan di sejumlah titik di wilayah Sumedang.

Kepala BPBD Kabupaten Sumedang Ayi Rusmana mengatakan bahwa bercermin dari musim kemarau tahun lalu banyak kejadian kekeringan dan kebakaran lahan/hutan di Sumedang.

Oleh sebab itu, untuk mengantisipasi BPBD mengajak masyarakat mengenali wilayahnya agar terhindar dari bencana itu.

"Persiapan BPBD menjelang musim kemarau telah melakukan koordinasi dan konsultasi dengan BMKG dan BPBD provinsi untuk menyiapkan bahan rencana status siaga kekeringan dan siaga kebakaran kahan/ hutan," ujar Ayi dilansir dari situs resmi Pemkab Sumedang, Senin (29/6).

Dia menambahkan bahwa pihakya juga mulai meningkatkan kesiagaan dan terus berkoordinasi dengan mengakses informasi terbaru prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Sekedar catatan, berdasar data yang dihimpun BPBD, pada musim kemarau 2019 lalu, jumlah kebakaran hutan / lahan yang terjadi di Sumedang mencapai 91 kali kejadian. Ini merupakan jumlah kebakaran hutan tertinggi yang pernah terjadi di Kabupaten Sumedang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumedang
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top