Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sebulan ke Depan, 15.000 Warga Bandung Ditargetkan Lakukan Rapid Test

Pemerintah Kota Bandung menargetkan bisa merampungkan pengetesan terhadap 15.000 orang dalam satu bulan ke depan untuk melakukan pelacakan penyebaran Covid-19 di Kota Bandung.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 18 Juni 2020  |  14:53 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung menargetkan bisa merampungkan pengetesan terhadap 15.000 orang dalam satu bulan ke depan untuk melakukan pelacakan penyebaran Covid-19 di Kota Bandung.

Kepala Seksi Surveillance dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kota Bandung, Girindra Wardana memastikan, pihaknya memang terus memasifkan pelacakan transmisi Covid-19 di Kota Bandung.

"InsyaAllah secepatnya, dalam satu bulan insyaAllah bisa," kata dia, Kamis (18/6/2020).

Menurutnya hingga saat ini, pihaknya sudah mengelar rapid test pada 13.835. Sisanya, kata dia, test dilakukan di kewilayah dimana petugas kesehatan di puskesmas, ojek online ataupun ojeng pangkalan serta pedagang pasar menjadi objek sasaran karena memiliki kerawanan terpapar Covid-19.

"Sedang kita lakukan terus di kewilayahan," jelasnya.

Ia mengatakan, jumlah target 15.000 adalah hasil dari jumlah total warga yang berdomisili di Kota Bandung dan 18.000 adalah jumlah total jumlah warga yang berada di Kota Bandung tapi bukan domisili di Kota Bandung yang dikalikan dengan 0,6 persen.

"Itu berdasarkan best practice dari Korea Selatan," jelas dia.

Oleh karenanya, ia meminta masyarakat agar tetap menjaga jarak, memakai masker dan juga mencuci tangan sebagai salah satu upaya mencegah dari penyebaran Covid-19.

"Kita imbau, masyarakat harus tetap menjalankan protokol kesehatan, jangan menganggap ini sudah selesai," jelas dia. (K34)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemkot bandung
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top