Kominfo Jabar Bangun 9 Command Center Tahun Ini

Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengalokasikan anggaran untuk mendirikan 9 command center di 9 kabupaten/kota pada tahun 2020 ini.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 15 Januari 2020  |  14:35 WIB
Kominfo Jabar Bangun 9 Command Center Tahun Ini
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com,BANDUNG—Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengalokasikan anggaran untuk mendirikan 9 command center di 9 kabupaten/kota pada tahun 2020 ini.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Jabar Setiaji mengatakan command center anyar ini akan dibangun terlebih dahulu di daerah yang telah memiliki kesiapan.

Menurutnya 9 command center itu akan dibangun di Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Cianjur, Kota Cimahi, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Sukabumi. “

Anggarannya sekitar Rp5 miliar untuk satu command center," katanya di Bandung, Rabu (15/1/2020).

Menurutnya 9 daerah tersebut sudah siap membangun command center mengingat Details Enggineering Design (DED) sudah tuntas. saat ini pihaknya sedang menunggu validasi. "Setelah itu baru kita tender untuk dikontruksikan," katanya.

Rencananya setiap command center ini akan menonjolkan identitas daerah masing-masing. Hal ini seperti dilakukan pada command center yang sudah dibangun di 4 daerah pada 2019 lalu.

"Seperti yang tahun lalu, command center di Pangandaran maka konsepnya adalah wave atau gelombang, kemudian di Cirebon itu batik Mega Mendung," katanya.

Adapun empat command center yang sudah didirikan tahun 2019, yaitu di Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Pangandaran dan Garut. Selain itu, pihaknya pun mendirikan command center anyar di Gedung Sate, Kota Bandung.

"Untuk kontruksi lima command center ini sudah selesai. Nanti kita tinggal me-launching-kan. Mudah-mudahkan di akhir Januari (2020) ini sudah bisa," katanya.

Pihaknya menargetkan fasilitas command center ini sudah ada di seluruh 27 kota kabupaten di Jawa Barat pada 2024 mendatang. Dengan begitu, maka akan memudahkan data dari setiap daerah mengalir hingga tingkat provinsi.

"Jadi itu terintegrasi, kemudian selain terintrigrasi misalnya ada permasalahan apa di kabupaten, seperti saat bencana command center ini bisa dijadikan monitor," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pemprov jabar

Editor : Ajijah
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top