Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KEK Jatigede, Ridwan Kamil Dorong Sumedang Bentuk BUMD

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyambut baik usulan kawasan bendungan Jatigede di Kabupaten Sumedang dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). 
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 15 Agustus 2019  |  10:29 WIB
Ridwan Kamil - Bisnis/Wisnu Wage
Ridwan Kamil - Bisnis/Wisnu Wage
Bisnis.com,BANDUNG--Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyambut baik usulan kawasan bendungan Jatigede di Kabupaten Sumedang dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). 
 
Menurut Emil --begitu Ridwan Kamil disapa, Sumedang perlu dikembangkan menjadi kabupaten pariwisata dengan berbagai potensinya. Sebagai tindak lanjutnya, Emil menyarankan Sumedang membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) bidang pariwisata.
 
"Jadi, saya harapkan sekarang (Sumedang) fokus jadi kabupaten pariwisata karena memang harta karunnya banyak," ujar Emil saat menerima Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir bersama jajarannya di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (14/8/19) malam.
 
"Kedua, keseriusan itu harus mewujud pada BUMD atau perusahaan pariwisata. Karena keunggulan BUMD itu bisa melakukan penugasan," tambahnya.
 
Namun, Emil juga memberikan masukan agar KEK Jatigede tidak hanya fokus pada sektor pariwisata. Menurutnya, salah satu syarat pembentukan KEK tidak boleh satu bidang saja, melainkan perlu ada bidang atau industri lain untuk mendukung pengembangan KEK.
 
"KEK di Jawa tidak bisa full pariwisata. Artinya, harus dipikirkan industri apa yang nonpariwisata sebagai bagian dari KEK. Seperti (KEK) Pangandaran memutuskan untuk menggarap industri kelautan," ujar Emil.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kawasan ekonomi khusus
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top