Menteri BUMN Tinjau Proyek KCJB, KAI Gelar Bazar Murah

Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 15 Mei 2019  |  17:10 WIB
Menteri BUMN Tinjau Proyek KCJB, KAI Gelar Bazar Murah
Menteri BUMN Rini Soemarno (kanan)

Bisnis.com, BANDUNG — PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) bersama PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia selaku pengembang Kereta Cept Jakarta Bandung menggelar bazar sembilan bahan pokok (Sembako) murah di kawasan terdampak pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung, di Walini, Desa Mandalasari, Cikalong Wetan, Bandung Barat.

KAI dan sinergi BUMN membagikan 3.500 paket sembako murah. Dalam acara tersebut, KAI sendiri memberikan bantuan senilai Rp37.500.000 termasuk di dalamnya yakni 700 paket sembako yang secara simbolis diberikan oleh Vice President Corporate Social Responsibility KAI Agus Supriyono. 

Bazar murah ini disambut antusias oleh masyarakat, bagaimana tidak sembako dengan nilai Rp42.500, bisa dibeli masyarakat dengan harga Rp10.000. Paket sembako sendiri terdiri dari bahan kebutuhan pokok seperti sarden, beras, garam, gula pasir, dan minyak goreng.

Gelaran yang juga dihadiri oleh Menteri BUMN Rini Soemarno didampingi Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Edi Sukmoro ini merupakan salah satu bentuk kepedulian PT KAI terhadap masyarakat di kawasan proyek pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Bazar sembako murah yang digelar KAI ini merupakan juga sekaligus program Corporate Social Responsibility (CSR) PT KAI.

Direktur Utama KAI, Edi Sukmoro mengatakan KAI merupakan shareholder PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia yang memegang 25% persen saham di perusahaan tersebut. Sehingga PT KAI berkepentingan untuk memperhatikan masyarakat terdampak pembangunan mega proyek ini.

“Sebagai wujud sinergi BUMN, KAI sangat mendukung berbagai pembangunan infrastruktur guna mempermudah mobilitas masyarakat. Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung ke depan kami harap dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah. Selain itu, sebagai wujud kepedulian KAI terhadap masyarakat yang terdampak pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung kami juga berinisiatif menggelar bazar sembako murah. Kami harap bazar ini dapat membantu warga terlebih di bulan suci Ramadan ini,” ujar Edi.

Untuk diketahui, hadirnya Menteri Rini di Kawasan Walini diketahui dalam rangka melakukan kunjungan kerja atas rampungnya terowongan dengan panjang 608 meter yang menjadi terowongan pertama dari 13 terowongan Kereta Cepat Jakarta – Bandung lainnya yang berhasil ditembus, sekaligus menyapa warga sekitar kawasan tersebut. 

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung saat ini telah mencapai progres 17,38 persen, dengan proses pengerjaan mencapai kedalaman 35 meter setiap bulannya. Sebagai terowongan pertama yang berhasil ditembus dari total 13 terowongan KCJB, terowongan Walini memiliki lebar diameter dalam mencapai 12,6 meter dan lebar diameter luar mencapai 14,3 meter.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bisnis jabar

Editor : Ajijah

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top