PT BIJB: Asrama Haji Sementara di Kertajati Butuh Dana Rp4-7 Miliar

Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 14 April 2019  |  12:40 WIB
PT BIJB: Asrama Haji Sementara di Kertajati Butuh Dana Rp4-7 Miliar
Bandara Kertajati - Istimewa

Bisnis.com,BANDUNG--PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) memastikan embarkasi haji sementara bisa dikejar dalam waktu cepat.

Direktur PT BIJB Muhamad Singgih mengatakan secara teknis asrama haji sementara nanti berupa penyekatan lantai atas Bandara yang sedianya dipakai unit perkantoran menjadi kamar tidur jemaah. “Bisa menghasilkan 180 kamar atau 400 an orang, satu kloter aman,” katanya, Minggu (14/4/2019). 

Namun dia mengaku keberadaan asrama haji sementara ini tidak bisa difungsikan setiap hari karena dikhawatirkan mengganggu penerbangan domestik. “Jadi tidak bisa tiap hari ada penerbangan, ada yang delay, tapi prinsipnya kita siap saja,” ujarnya.

Singgih menghitung untuk mengubah lantai atas menjadi asrama haji sementara berkapasitas 180 kamar membutuhkan biaya sekitar Rp4-Rp7 miliar. Hitungan kasar tersebut tengah dibahas untuk memastikan biaya yang harus ditanggung pemerintah. “Yang pasti tidak ke BIJB [biayanya],” tuturnya.

Dia memastikan jika Kementerian Agama menyetujui rencana ini maka untuk maskapai mana saja yang melayani penerbangan haji akan turut dibantu oleh Kementerian Perhubungan. “Dulu kendala kita airlines tidak mau karena runway masih 2500 meter sekarang kan sudah 3000 meter,” ujarnya.

Pihaknya menyakini embarkasi haji sementara ini bisa digarap cepat dalam waktu dua bulan sebelum musim haji berjalan. Menurutnya untuk penerbangan internasional, landasan pacu 3000 meter tinggal disertifikasi.

“Bisa kekejar, dari Pak Gubernur oke kita kerjakan. Karena kita butuh waktu sekitar dua bulan,” paparnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bisnis jabar

Editor : Ajijah

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top